Pemkot Malang Kaji Sejumlah Titik Relokasi PKL, Pastikan Tak Jauh dari Alun-alun Merdeka
MALANG (Lentera) - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang tengah mengkaji sejumlah titik relokasi bagi pedagang kaki lima (PKL) di sekitar Alun-alun Merdeka, dengan memastikan lokasi pengganti tidak berada jauh dari ruang publik tersebut.
"PKL juga meminta ke kami agar lokasinya tidak jauh dari alun-alun, dan itu akan kami penuhi karena radius dari tempat-tempat yang kami kaji itu memang masih dekat," ujar Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, Jumat (30/1/2026).
Ditegaskannya, penataan PKL tidak bisa dilakukan secara instan. Menurutnya, proses tersebut membutuhkan tahapan dan kajian matang agar tetap mengakomodasi kepentingan pedagang sekaligus menjaga ketertiban dan estetika kawasan.
"Kami harus bertahap dan sudah mengkaji beberapa alternatif. Pemerintah tetap hadir karena PR kami memang penataan PKL dan parkir," kata Wahyu.
Ia menyampaikan, rencana relokasi PKL akan diarahkan ke lokasi yang juga memiliki potensi sebagai destinasi wisata. Beberapa titik yang saat ini masuk dalam kajian Pemkot Malang di antaranya kawasan sekitar Pasar Splendid, Mal Ramayana di Jalan Merdeka, serta sejumlah lahan kosong di sekitarnya.
Selain penentuan lokasi, Pemkot Malang juga tengah melakukan inventarisasi terhadap para PKL yang berjualan di kawasan Alun-alun Merdeka. Wahyu mengungkapkan, hasil pendataan sementara menunjukkan banyak PKL yang tidak ber-KTP Kota Malang.
"Kami juga sedang menginventarisir PKL karena rata-rata banyak yang bukan ber-KTP Kota Malang," katanya.
Lebih lanjut, Wahyu menjelaskan penataan PKL ini menjadi bagian dari konsep besar pengembangan kawasan wisata terpadu di Kota Malang.
Ke depan, Pemkot menargetkan adanya satu kesatuan jalur wisata yang menghubungkan kawasan Kayutangan Heritage, Splendid, Alun-alun Merdeka, Balai Kota, Stasiun Kotabaru, hingga Pendopo Kabupaten Malang.
"PKL dan parkir akan kami pecah ke beberapa spot tertentu agar menjadi satu kesatuan yang tidak terpisahkan," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, Eko Sri Yuliadi mengakui tingginya kunjungan masyarakat ke Alun-alun Merdeka pasca revitalisasi menjadi magnet tersendiri bagi PKL untuk berjualan di kawasan tersebut.
Terkait teknis penataan, Eko menyebut Diskopindag akan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) selaku pihak yang memiliki kewenangan pengelolaan kawasan Alun-alun Merdeka. Koordinasi tersebut akan membahas kemungkinan adanya ruang bagi PKL atau skema penataan lainnya.
"Apakah nanti ada space untuk PKL atau bagaimana, itu masuk dalam pembahasan," ujarnya.
Diskopindag juga membuka peluang pemusatan PKL ke Pasar Senggol di kawasan Splendid sebagai bagian dari rencana pengaktifan kembali kawasan tersebut.
"Dimungkinkan, salah satu rencana dari Pak Wali Kota memang mengaktifkan kembali Pasar Senggol. Nanti PKL akan kami kurasi agar tertata," pungkas Eko.
Reporter: Santi Wahyu/Editor: Ais




