PALANGKA RAYA (Lentera) -Pemerintah Kota (Pemkot) Palangka Raya memperkuat sistem pemantauan harga dan pengamanan rantai distribusi pangan, sebagai strategi jangka panjang menjaga stabilitas ekonomi daerah.
Terkait hal ini Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, mengatakan upaya ini dilakukan melalui pendekatan yang proaktif. Langkah-langkah yang diambil tidak hanya bersifat reaktif saat terjadi kenaikan harga, melainkan menjadi rutinitas manajerial untuk memastikan ketahanan pangan warga tetap terjaga.
"Salah satu pilar utama dalam menjaga stabilitas harga pangan adalah pemantauan langsung ke pasar-pasar tradisional, tujuannya untuk memastikan data yang diterima pemerintah selaras dengan kondisi riil di lapangan," papar Fairid, Senin (2/2/2026).
Ia menegaskan pemantauan rutin dilakukan untuk ;
- Mengantisipasi gejolak harga, yaitu mendeteksi dini potensi kenaikan harga sebelum menjadi tren yang meresahkan.
- Melakukan identifikasi Stok, untuk memastikan ketersediaan pasokan pada tingkat distributor hingga pengecer.
- Melakukan edukasi pasar, guna menjalin komunikasi dengan para pedagang agar tetap menjaga harga sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan.
Fairid menekankan, masalah pangan seringkali bukan terletak pada kelangkaan barang, melainkan pada hambatan distribusi.
"Oleh sebab itu Pemkot Palangka Raya menitikberatkan pada kelancaran arus barang dari produsen ke konsumen," ungkapnya.
Ia menambahkan, Pemkot secara konsisten akan melakukan identifikasi terhadap ketahanan stok di tingkat pelaku usaha distribusi.
Selain itu, penyiapan rantai distribusi alternatif menjadi langkah mitigasi utama apabila terjadi gangguan logistik akibat faktor cuaca maupun kendala transportasi darat.
Langkah ini dinilai efektif untuk mencegah praktik spekulasi yang bisa menimbulkan inflasi buatan.
Hasil yang diharapkan dari pengawasan intensif tersebut yaitu pergerakan harga komoditas di Kota Palangka Raya secara umum berada dalam kondisi yang terkendali.
Fairid menambahkan, keberhasilan pengendalian inflasi di Palangka Raya merupakan hasil koordinasi erat antara Pemkot dengan instansi terkait dengan para pemangku kepentingan di sektor pangan.
Ia mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan berbelanja secara bijak, karena kepastian stok dan stabilitas harga menjadi prioritas yang akan terus dikawal Pemkot secara berkelanjutan.
Reporter: Novita|Editor: Arifin BH





