PONOROGO (Lentera) – Jembatan baliley di Dukuh Masaran, Desa Nambak, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo putus pada Kamis (5/2/2026) dini hari. Peristiwa tersebut mengakibatkan dua kakak beradik yang bekerja di salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tercebur ke sungai.
Kedua korban Sri Winih (48) dan Ani Wijayanti (31), warga Bekare, Bungkal, harus dilarikan ke RSU Aisyiyah lantaran mengalami luka-luka. Sri Winih luka berat berupa patah tulang pada bagian lengan tangan kiri. Sedangkan Ani Wijayanti mengalami luka ringan berupa luka robek pada bagian dagu.
Berdasarkan keterangan Siti Maryam, warga sekitar, melansir gemasuryafm, mengatakan sekitar jam 01.00, ia mendengar suara gemuruh. Kemudian suara motor jatuh.
Warga sekitar yang mendengar teriakan itu akhirnya berlarian menuju ke sumber suara. Ternyata, jembatan putus dan ada motor yang jatuh. Melihat ada kedua korban, warga langsung menolong mereka.
Jembatan bailey sendiri sebenarnya sudah mengalami kerusakan di sisi bagian selatan, namun justru yang roboh adalah sisi bagian utara. Akibat jembatan putus tersebut, warga harus memutar melalui Koripan, Bekare, dan Nambak dengan jarak sekitar 5 km. (*)
Editor : Lutfiyu Handi






