13 February 2026

Get In Touch

Bank Madiun Perkuat Layanan Digital Melalui Kantor Kas Berjalan

Bupati Madiun meninjau langsung layanan mobil kas keliling Bank Madiun saat kegiatan Bahana Bersahaja, memastikan kemudahan akses pembayaran pajak dan transaksi perbankan bagi masyarakat di tingkat desa.
Bupati Madiun meninjau langsung layanan mobil kas keliling Bank Madiun saat kegiatan Bahana Bersahaja, memastikan kemudahan akses pembayaran pajak dan transaksi perbankan bagi masyarakat di tingkat desa.

MADIUN (Lentera) – Strategi jemput bola ditempuh Bank Madiun untuk memperluas dan memperkuat layanan serta meningkatkan transaksi melalui operasional mobil kas keliling. Dengan demikian, bank milik Pemkab Madiun ini mampu menyasar pusat keramaian, fasilitas publik, hingga desa-desa yang menjadi lokasi kegiatan masyarakat.

Direktur Utama Bank Madiun, Velly Murdianto, mengatakan mobil kas keliling dirancang layaknya kantor kas berjalan dengan layanan lengkap dan terhubung secara daring.

“Seluruh layanan bisa diakses secara real time dan online. Ini pada dasarnya kantor kas, hanya saja dalam bentuk mobile agar lebih mudah dijangkau masyarakat,” ujar Velly, Rabu (11/2/2026).

Layanan yang tersedia mencakup pembayaran pajak kendaraan bermotor, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), serta berbagai transaksi multi payment seperti pembelian paket data dan pembayaran tagihan rutin lainnya. Selain itu, masyarakat juga dapat mengakses informasi dan layanan produk simpanan maupun kredit.

Menurut Velly, kebutuhan masyarakat terhadap layanan pembayaran terus meningkat. Kondisi tersebut mendorong Bank Madiun untuk memperkuat sektor layanan transaksi, tanpa mengabaikan produk utama perbankan.

“Layanan pembayaran saat ini menjadi kebutuhan harian masyarakat. Kami harus responsif dan tidak tertinggal dalam hal pelayanan,” tegasnya.

Mobil kas keliling Bank Madiun juga rutin hadir dalam kegiatan Bahana Bersahaja Kabupaten Madiun. Kehadiran langsung di tengah masyarakat dinilai efektif untuk memperkuat eksistensi sekaligus membangun kedekatan dengan nasabah potensial.

Pembayaran pajak kendaraan bermotor menjadi layanan yang paling banyak diminati setiap kali mobil kas keliling hadir di desa. Warga memanfaatkan momentum tersebut karena tidak perlu datang ke kantor Samsat.

Meski demikian, Velly menegaskan layanan kredit tetap melalui prosedur pengajuan dan analisis di kantor kas. “Kami bisa langsung mengeksekusi berbagai layanan di lokasi. Kecuali kredit yang memang membutuhkan proses analisis sesuai ketentuan,” jelasnya.

Secara visual, mobil kas keliling juga menjadi sarana promosi yang efektif. Seluruh sistem yang telah terintegrasi secara online memungkinkan transaksi dilakukan langsung di tempat, sehingga meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan perbankan daerah tersebut.

Bank Madiun merupakan perusahaan milik Pemerintah Kabupaten Madiun. Sebelumnya berbentuk Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Bank Daerah Kabupaten Madiun, kini status badan hukumnya berubah menjadi perseroan daerah menyesuaikan regulasi terbaru. (*)

 

Reporter: Wiwiet Eko Prasetyo 
Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.