Jelang Ramadan, Ketua DPRD Minta Pemkot Kendalikan Inflasi dan Antisipasi Kenaikan Harga Tiket Pesawat
PALANGKA RAYA (Lentera) - Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Subandi, meminta agar Pemerintah Kota (Pemkot) Palangka Raya segera melakukan langkah pengendalian inflasi daerah tahun 2026 dan antisipasi kenaikan harga tiket pesawat.
"Mengingat pentingnya menjaga stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat Palangka Raya, pengendalian inflasi daerah harus menjadi prioritas utama Pemkot," papar Subandi, Minggu (15/2/2026).
Ia menyampaikan jika upaya ini perlu dilakukan secara terencana dan terkoordinasi dengan berbagai dinas terkait, termasuk Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM, dan Perindustrian serta Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan.
Selain masalah inflasi, Subandi juga menyoroti potensi terjadinya kenaikan harga tiket pesawat menjelang Ramadan. Tidak sedikit masyarakat yang melakukan perjalanan pulang kampung atau mudik, dengan menggunakan alat transportasi udara, sehingga kenaikan harga tiket bisa menjadi beban tambahan bagi mereka yang ingin berkumpul dengan keluarga di momen Lebaran.
"Pembahasan antisipasi kenaikan harga tiket pesawat perlu melibatkan pihak terkait seperti bandara udara, maskapai penerbangan, serta pemerintah pusat terkait," tuturnya.
Subandi melanjutkan, koordinasi yang baik antar pihak akang membantu dalam memastikan ketersediaan dan aksesibilitas tiket pesawat dengan harga yang wajar.
Ia menambahkan, langkah antisipatif jangan hanya berfokus pada pengendalian harga, namun juga pada peningkatan kualitas layanan transportasi serta ketersediaan alternatif moda transportasi lainnya.
Hal ini bertujuan agar masyarakat bisa memiliki pilihan yang lebih beragam saat ingin melakukan perjalanan menjelang dan selama bulan Ramadan.
DPRD akan siap menjalankan peran dalam fungsi pengawasan dan mendukung upaya pemerintah daerah untuk menjaga kesejahteraan warga Kota Palangka Raya.
"Kami meminta Pemkot Palangka Raya agar segera membentuk tim khusus untuk menangani terkait inflasi dan antisipasi kenaikan harga tiket secara bersamaan," pungkasnya. (*)
Reporter : Novita
Editor : Lutfiyu Handi





