24 February 2026

Get In Touch

Pemuda Bersenjata dan Bawa Bahan Bakar Terobos Rumah Trump

 Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump.
Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump.

SURABAYA (Lentera) - Seorang pemuda bersenjata memasuki perimeter aman Mar-a-Lago, kediaman pribadi sekaligus klub eksklusif milik Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, yang terletak di Palm Beach, Florida, pada Minggu (22/2/2026) pagi. Layanan pengamanan presiden Amerika Serikat (AS) atau Secret Service menembak mati pemuda berusia awal 20-an berasal dari North Carolina tersebut. 

Lembaga federal tersebut menambahkan bahwa pelaku ditembak oleh agen Secret Service dan seorang deputi sheriff wilayah Palm Beach. Insiden penembakan ini dilaporkan terjadi pada Minggu dini hari sekitar pukul 01.30 waktu setempat.

Presiden AS sering menghabiskan akhir pekan di resor tepi laut tersebut, namun saat kejadian tersebut Trump berada di Gedung Putih di Washington. Begitu pula dengan Ibu Negara Melania Trump yang dilaporkan tidak berada di lokasi kejadian.

Identitas pria yang ditembak tersebut hingga kini belum dirilis ke publik. Melansir cnbcindonesia, keterangan resmi Secret Service menyebut pemuda itu terpantau berada di gerbang utara properti Mar-a-Lago dengan membawa benda yang terlihat seperti senapan mesin jenis shotgun dan sebuah jeriken bahan bakar.

Pihak keluarga juga telah melaporkan bahwa pemuda tersebut sempat dinyatakan hilang sejak beberapa hari yang lalu. 

Sementara, Juru bicara Secret Service, Anthony Guglielmi, menyatakan bahwa penyidik meyakini pria tersebut meninggalkan North Carolina dan menuju ke arah selatan. Dalam perjalanan tersebut, ia diduga mengambil atau membeli sebuah senapan shotgun.

"Kotak dari senjata api tersebut ditemukan di dalam kendaraannya," ujar Guglielmi dikutip Guardian.

Pria tersebut nekat menerobos gerbang utara Mar-a-Lago saat sebuah kendaraan lain sedang keluar dari area properti. Di saat itulah, ia langsung dikonfrontasi oleh agen Secret Service dan akhirnya ditembak hingga tewas di tempat.

Saat ini, tim penyidik sedang bekerja keras untuk menyusun profil psikologis pelaku guna mengungkap motif di balik aksi nekat tersebut. Langkah ini diambil untuk memahami latar belakang serangan yang menargetkan properti milik orang nomor satu di AS itu.

Peristiwa ini menambah daftar panjang ancaman keamanan terhadap Trump. Pada Juli 2024, Trump sempat terluka dalam upaya pembunuhan saat berpidato di kampanye Butler, Pennsylvania, di mana sebuah peluru menyerempet telinganya dan menewaskan beberapa penonton.

Kemudian pada 15 September di tahun yang sama, seorang pria dengan senapan ditangkap setelah menunggu di dekat lapangan golf Trump di West Palm Beach. Pria tersebut, yang terlihat mengarahkan senjata melalui pagar perimeter, telah dijatuhi hukuman penjara seumur hidup pada awal bulan ini. (*)


Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.