MALANG (Lentera) - Memasuki usia ke-55 tahun, Universitas Widya Gama (UWG) Malang menegaskan langkah transformasi kelembagaan menuju tata kelola berstandar internasional.
Momentum tersebut ditandai dalam Rapat Terbuka Senat, Selasa (24/2/2026), dengan peluncuran penerapan ISO 21001 sebagai standar sistem manajemen organisasi pendidikan, sekaligus penguatan komitmen hilirisasi karya teknologi dosen dan mahasiswa.
"Usia ke-55 bukan sekadar penanda perjalanan panjang institusi. Tetapi juga momentum akselerasi menuju tata kelola pendidikan berstandar global. Agenda tahunan ini menjadi puncak rangkaian peringatan Dies Natalis yang tahun ini bertepatan dengan bulan suci Ramadan," ujar Rektor UWG Malang, Dr. Anwar, SH., M.Hum.
Dipaparkannya sejumlah capaian strategis sepanjang tahun akademik terakhir ini. Mulai dari penguatan tridharma perguruan tinggi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga dorongan terhadap inovasi dan hilirisasi riset.
Menurutnya, karya teknologi yang dihasilkan dosen dan mahasiswa harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta dunia industri.
"Transformasi di usia ke-55 ini kami arahkan pada penguatan daya saing institusi, perluasan jejaring kerja sama, dan tata kelola berbasis mutu yang terukur," tegasnya.
Salah satu langkah konkret transformasi tersebut adalah peluncuran ISO 21001. Anwar mengatakan, standar internasional ini dirancang khusus untuk organisasi pendidikan. Guna memastikan sistem manajemen berjalan efektif, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan mutu layanan akademik.
Dengan penerapan ISO 21001, UWG menargetkan peningkatan kualitas proses pembelajaran, layanan administrasi, serta kepuasan pemangku kepentingan.
"Langkah ini sekaligus memperkuat positioning UWG sebagai perguruan tinggi beridentitas keindonesiaan, keislaman, dan kewirausahaan yang adaptif terhadap standar global," katanya.
Tak hanya itu, dalam forum yang sama juga dilakukan penyerahan Buku Karya Teknologi UWG. Buku tersebut merepresentasikan hasil inovasi dan riset dosen sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, Ketua YPPI Widya Gama Malang, Prof. Mukhtie, menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai dasar yayasan sebagai fondasi keberlanjutan dan integritas institusi.
Sebagai informasi, dalam acara ini juga diisi dengan pemberian penghargaan kepada dosen berprestasi, karyawan berprestasi, mahasiswa dan organisasi mahasiswa berprestasi, serta doktor baru. Kemudian sebagai wujud kepedulian sosial, UWG juga menyerahkan bantuan simbolis bagi korban bencana alam di wilayah Sumatera dan Aceh. (*)
Reporter: Santi Wahyu
Editor : Lutfiyu Handi






