09 March 2026

Get In Touch

Tanda Bahaya dari Cina (Koran Jumat, 6 Maret 2026)

PENURUNAN target pertumbuhan ekonomi China ke kisaran 4,5–5 persen--terendah dalam tiga dekade--menjadi sinyal perlambatan dunia. Bagi Indonesia, perkembangan ini berpotensi menimbulkan efek berantai. Permintaan China terhadap komoditas utama seperti batu bara, nikel, dan minyak sawit bisa melemah, harga komoditas berisiko tertekan, dan kinerja ekspor nasional ikut terdampak. Jika gonjang-ganjing itu berlanjut, perlambatan ekonomi China dapat merembet pada perdagangan, penerimaan devisa, hingga laju pertumbuhan ekonomi nasional. Diketahui tahun ini Indonesia ditargetkan tetap tumbuh di kisaran 5 persen. BACA BERITA LENGKAP, KLIK DISINI https://lenteratoday.com/upload/Epaper/06032025%20(1).pdf

Share:
img
Author

Fitriyanti

Lentera Today.
Lentera Today.