09 March 2026

Get In Touch

Momen Nuzulul Qur'an, Bupati Jember Fawait Cairkan Insentif pada Guru Ngaji dan Tukang Ojek

Bupati Jember Gus Fawait saat mencairkan secara simbolis insentif pada guru ngaji dan jaminan sosial pada pekerja ojek online.
Bupati Jember Gus Fawait saat mencairkan secara simbolis insentif pada guru ngaji dan jaminan sosial pada pekerja ojek online.

JEMBER (Lentera) - Suasana khidmat menyelimuti Pendopo Wahyawibawagraha pada Sabtu (7/3/2026) malam. Pemerintah Kabupaten Jember menggelar peringatan Nuzulul Qur’an yang menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi sosial dan spiritual bagi masyarakat Jember.

 

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Jember Gus Fawait menegaskan komitmennya untuk membangun Jember Baru, Jember Maju melalui berbagai program kesejahteraan yang langsung menyentuh lapisan masyarakat bawah.

Salah satu poin utama dalam kegiatan ini adalah pemberian jaminan BPJS Ketenagakerjaan bagi para pengemudi ojek online (ojol). Gus Fawait menyampaikan bahwa para pengemudi ojol kini telah terlindungi jika terjadi risiko saat bekerja. "Sekarang panjenengan semua sudah dilengkapi dengan BPJS Ketenagakerjaan. Jember juga sudah UHC, otomatis panjenengan dicover juga BPJS Kesehatannya. Kalau sakit, tinggal ke rumah sakit," ujar Bupati Jember Gus Fawait. 

Selain jaminan sosial bagi pengemudi ojol, Gus Fawait juga memberikan insentif secara simbolis kepada para guru ngaji dari berbagai lintas agama. Beliau menekankan bahwa proses pemberian insentif tahun ini dilakukan dengan cara yang lebih terhormat.

Pemkab Jember telah mengalokasikan kurang lebih Rp 46 miliar dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Jember (APBD) Tahun Anggaran 2026. Sebanyak Rp 33 miliar untuk insentif guru ngaji dan sisanya untuk iuran pendaftaran Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.

Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Jember, Nurul Hafid Yasin, menyampaikan, kuota tahun ini ditetapkan sebanyak 22 ribu yang terdiri atas guru ngaji muslim dan non muslim, marbot masjid, hingga ketua pengajian. Setiap orang akan menerima insentif sebesar Rp 1,5 juta.

"Untuk para guru ngaji, baik Islam maupun nonmuslim, kami berikan insentif dengan cara yang terhormat. Tidak boleh lagi antre-antre seperti tahun-tahun sebelumnya. Insentif ini diberikan pada waktu Ramadan agar lebih bermanfaat," tambahnya.

Di hadapan jajaran Forkopimda dan kepala OPD, Gus Fawait juga memaparkan progres pembangunan selama satu tahun kepemimpinannya. 

Pertama, rencana pembuatan flyover di perempatan Mangli dan pelebaran jalan dari Tanggul hingga Mangli. Kedua, perbaikan Pasar Tanjung serta optimalisasi Bandara Jember. Ketiga, pengurusan KTP kini cukup dilakukan di kantor kecamatan bagi warga di luar kota, sementara warga kota bisa langsung ke Dispendukcapil untuk menghindari penumpukan.

Acara ditutup dengan permohonan doa dari Bupati agar Jember selalu diberikan keselamatan dan keberkahan. Terutama bagi warga yang hendak melakukan perjalanan mudik ke luar daerah. (mok/ads)

Editor: Arifin BH

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.