10 March 2026

Get In Touch

Polres Lamongan Tindak Tegas Patroli Sahur dengan Sound Sistem

Jajaran Polres Lamongan menghendikan kendaraan patroli sahur yang membawa sound sstem.
Jajaran Polres Lamongan menghendikan kendaraan patroli sahur yang membawa sound sstem.

LAMONGAN (Lentera) – Jajaran Polres Lamongan mengambil langkah tegas terhadap aktivitas patroli sahur yang menggunakan sound system dengan suara keras. Langkah ini diambil demi menjaga kekhusyukan ibadah serta kenyamanan masyarakat selama bulan suci Ramadhan 1447 H.

Tindakan nyata dilakukan oleh petugas Polsek Babat ketika mendapati sekelompok pemuda diamankan setelah nekat melakukan patroli sahur menggunakan gerobak (gledekan) yang mengangkut sound system tepat di depan Mapolsek Babat pada Sabtu (07/03/2026) dini hari seperti dalam keterangan yang diterima Senin (9/3/2026).

Aksi tersebut dinilai mengganggu waktu istirahat warga karena volume suara yang sangat keras. Selain mengamankan para pemuda—salah satunya berinisial BS asal Kecamatan Widang—petugas juga menyita barang bukti berupa satu unit sound system merk Polytron beserta kereta dorongnya.

Kapolsek Babat berencana melakukan pembinaan khusus dengan memanggil Kepala Desa asal para pemuda tersebut untuk memberikan efek jera agar kejadian serupa tidak terulang.

Senada dengan langkah di Babat, Polsek Mantup juga menggencarkan patroli serupa pada Senin (9/3/2026). Dipimpin langsung oleh Kapolsek Mantup, AKP Kharis Ubaidillah, S.Sos., M.H., petugas menyisir titik-titik rawan untuk mengantisipasi remaja yang masih nekat menggunakan sound system berlebihan.

"Kami hadir untuk memastikan situasi tetap kondusif. Kami tidak segan memberikan imbauan dan tindakan jika ditemukan aktivitas yang mengganggu warga yang sedang beristirahat maupun beribadah," tegas AKP Kharis.

Kapolres Lamongan melalui Kasihumas IPDA M. Hamzaid, S.Pd., menekankan bahwa pihaknya tidak akan menoleransi segala bentuk kegiatan yang berpotensi memicu gangguan Kamtibmas, seperti: Penggunaan sound system (sound horeg) dengan volume berlebihan, konvoi kendaraan bermotor yang mengganggu pengguna jalan, Balap liar, dan penggunaan petasan.

"Kami mengajak masyarakat, khususnya para pemuda, untuk mengisi kegiatan Ramadan dengan hal-hal positif. Jangan melakukan patroli sahur dengan sound system yang dapat merugikan ketenangan orang lain," imbau IPDA M. Hamzaid.

Pihak kepolisian juga meminta masyarakat untuk segera melaporkan ke kantor polisi terdekat jika menemukan gangguan keamanan di lingkungannya agar dapat segera ditindaklanjuti. (*)

Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.