SURABAYA (Lentera) -Menyambut Dies Natalis ke-58, Universitas Surabaya (Ubaya) menggelar pasar murah dengan menyediakan 1.000 paket sembako berharga terjangkau bagi masyarakat. Kegiatan ini berlangsung di tiga lokasi, yakni Pusat Pemberdayaan Komunitas Perkotaan (Pusdakota Ubaya), Ubaya Training Center (UTC), serta kawasan Segorotambak, Kecamatan Sedati, Sidoarjo, pada Rabu (18/3/2026).
Rektor Ubaya, Dr. Benny Lianto, mengatakan kegiatan tersebut merupakan wujud implementasi nilai budaya organisasi Ubaya, yaitu caring community, yang melibatkan mahasiswa, dosen, hingga tenaga kependidikan.
“Pasar murah ini menjadi bentuk kepedulian Ubaya untuk membantu meringankan beban masyarakat, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih menghadapi berbagai tantangan,” ucapnya.
Dalam kegiatan ini, Ubaya menyediakan dua jenis paket sembako. Paket pertama dijual seharga Rp50.000, berisi beras, mi telur, kecap, dan gula. Sementara paket kedua dijual Rp30.000, terdiri atas gula, teh celup, mi instan, dan kecap.
Dari total 1.000 paket yang disiapkan, sebanyak 500 paket didistribusikan di Pusdakota Ubaya, 250 paket di Ubaya Training Center, dan 250 paket lainnya di Segorotambak, Sidoarjo.
Penyaluran paket dilakukan melalui sistem kupon yang melibatkan pengurus RT/RW serta pihak kelurahan setempat agar tepat sasaran.
Selain pasar murah, Ubaya juga menggelar kegiatan sosial lainnya. Sehari sebelumnya, Selasa (17/3/2026), Ubaya membagikan 1.500 paket takjil dalam bentuk hampers kepada masyarakat umum di sejumlah titik di sekitar kampus Tenggilis dan Ngagel.
Benny menegaskan, kegiatan sosial semacam ini akan terus menjadi agenda rutin kampus, setidaknya sekali dalam setahun, sebagai bagian dari penguatan nilai kepedulian sosial di lingkungan civitas academica.
“Harapannya, kegiatan ini tidak hanya membantu masyarakat, tetapi juga membentuk karakter dan memperkuat nilai-nilai kebersamaan di lingkungan Ubaya,” pungkasnya.
Reporter: Amanah|Editor: Arifin BH





