Fraksi PDIP DPRD Jatim: Pendidikan Lingkungan Kunci Antisipasi Bencana di Tengah Ancaman Cuaca Ekstrem
SURABAYA (Lentera) – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur menilai penguatan pendidikan lingkungan hidup sebagai kunci dalam membangun kesiapsiagaan menghadapi bencana, seiring meningkatnya ancaman cuaca ekstrem di berbagai wilayah.
“Coba lihat saja dari informasi BMKG sampai dengan lebaran 2026 ini, cuaca ekstrem yang berdampak bencana hidrometeorologi mengancam di depan mata,” ungkap Ketua Fraksi, Wara Sundari Renny Pramana, Rabu (25/03/2026).
Menurut perempuan yang juga Anggota Komisi E DPRD Jatim tersebut, pendidikan lingkungan hidup yang terstruktur dalam kurikulum dapat menjadi fondasi jangka panjang dalam membangun kesadaran kolektif terhadap pelestarian alam dan mitigasi bencana. Materi pembelajaran diarahkan pada perlindungan hutan, pencegahan kerusakan lingkungan, pengelolaan sampah, hingga menjaga kebersihan sungai.
“Tentunya kalau sekarang sudah dijadikan silabus dan jadi mata pelajaran, tentunya ke depan akan menjadi pondasi generasi mendatang untuk lebih antisipasi bencana,” kata perempuan yang akrab disapa Bunda Renny ini.
Ia menambahkan, pendekatan ini tidak hanya berorientasi pada pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter generasi muda yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan di tengah tantangan krisis iklim global.
Sementara itu, Presiden RI Prabowo Subianto sebelumnya juga menyinggung pentingnya penguatan pendidikan lingkungan dalam sistem pembelajaran nasional
“Saudara-saudara ini juga mengingatkan kita bahwa dunia penuh dengan tantangan perubahan iklim, pemanasan global,” ujarnya.
Prabowo menilai pendidikan lingkungan hidup telah mulai diajarkan di sekolah, namun perlu diperkuat dalam bentuk silabus yang lebih sistematis.
Reporter: Pradhita/Editor:Santi




