SURABAYA (Lentera) -Penjaga Pantai Korea Selatan dan Jepang, masih melanjutkan operasi penyelamatan bersama untuk seorang awak kapal Indonesia yang hilang di dekat pulau Dokdo, pulau paling timur Korea Selatan, awal pekan ini, kata para pejabat.
Awak kapal berusia sekitar 20-an tahun yang berada di kapal penangkap ikan itu jatuh ke laut sekitar 195 kilometer timur laut Dokdo sekitar pukul 11:15 pagi pada Jumat (27/3/2026).
Bersama dengan kapal Korea Selatan berbobot 5.000 ton dan kapal Jepang berbobot 1.250 ton, sebuah kapal penangkap ikan sipil juga bergabung dalam operasi pencarian yang dilanjutkan setelah matahari tersebut, menurut para pejabat.
Kepala Penjaga Pantai Laut Timur, Kim Hwan-gyeong mengatakan, pihaknya mengerahkan semua sumber daya yang tersedia dan melakukan yang terbaik dalam operasi pencarian.
"Dengan kerja sama Korea dan Jepang, kami akan melakukan segala upaya untuk menyelamatkan bahkan satu nyawa pun hingga akhir," ujarnya.
Editor: Arifin BH-berbagai sumber



