30 March 2026

Get In Touch

Mensos Apresiasi Kemajuan Trenggalek

Menteri Sosial Republik Indonesia Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan sambutan dalam kunjungan kerja di Kabupaten Trenggalek, Minggu (29/3/2026)
Menteri Sosial Republik Indonesia Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan sambutan dalam kunjungan kerja di Kabupaten Trenggalek, Minggu (29/3/2026)

TRENGGALEK (Lentera) – Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, menegaskan pentingnya pemutakhiran data bantuan sosial (bansos) agar tepat sasaran, sekaligus mengapresiasi kemajuan pembangunan Kabupaten Trenggalek yang dinilai semakin tertata dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Dalam kunjungannya, Gus Ipul menyebut perubahan di Trenggalek terlihat jelas dibandingkan saat terakhir ia datang delapan tahun lalu. Ia menilai kemajuan tersebut tercermin dari tata kelola yang semakin baik serta kondisi lingkungan yang lebih rapi dan nyaman.

“Terakhir saya ke sini 8 tahun lalu, dan sekarang saya lihat ada perkembangan yang cukup bagus. Lebih asri, lebih bersih, lebih tertata, dan itu mencerminkan perubahan yang dirasakan masyarakat,” ujarnya, Minggu (29/3/2026).

Meski demikian, ia mengingatkan masih ada kelompok masyarakat yang belum tersentuh pembangunan. Kelompok ini, menurutnya, kerap luput dari pendataan sehingga belum mendapatkan bantuan yang semestinya.

“Yang jadi PR kita adalah mereka yang penderitaannya tidak nampak, yang belum terdata dan belum terbawa proses pembangunan. Mereka harus kita rangkul agar mendapat perlindungan dan pemberdayaan sosial,” tegasnya.

Gus Ipul menekankan bahwa akurasi data menjadi kunci utama dalam penyaluran bansos. Untuk itu, pembaruan data harus dilakukan secara berkala dan berkelanjutan.

“Tidak ada pilihan lain selain pemutakhiran data. Kalau hari ini dimutakhirkan, tiga bulan lagi belum masuk, kita kirim lagi dan terus koordinasi dengan BPS,” jelasnya.

Ia juga mendorong kolaborasi antara pemerintah daerah hingga tingkat bawah, seperti kepala desa, RT, dan RW, agar proses pendataan semakin akurat dan tepat sasaran.

“Saya yakin kalau semua bekerja bersama, data kita makin akurat. Mereka yang tidak memenuhi kriteria akan tersisih atau bahkan mengundurkan diri,” katanya.

Lebih lanjut, Gus Ipul mengungkapkan fenomena positif di berbagai daerah, di mana sejumlah penerima bansos secara sukarela mengundurkan diri karena merasa sudah tidak layak menerima bantuan.

“Sudah banyak penerima manfaat yang mengundurkan diri. Ini patut kita apresiasi karena menunjukkan kesadaran masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap langkah tersebut dapat memperluas jangkauan bantuan sosial kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan, sehingga program pemerintah bisa berjalan lebih efektif dan berkeadilan.

Reporter: Herlambang|Editor:Arifin BH

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.