06 April 2026

Get In Touch

Tujuh Kandidat Berebut Kursi Ketua PKB Jombang 2026–2031, Termasuk Wabup Gus Salman

Suasana pembukaan Muscab PKB Jombang di Hotel Azana, Minggu (5/4/2026).(sutono abdillah)
Suasana pembukaan Muscab PKB Jombang di Hotel Azana, Minggu (5/4/2026).(sutono abdillah)

JOMBANG (Lentera) - Sebanyak tujuh kandidat bersaing untuk memimpin DPC PKB Kabupaten Jombang periode 2026-2031, menariknya salah satu kandidat adalah Salmanudin Yazid atau Gus Salman yang kini menjabat Wakil Bupati (Wabup) Jombang.

Tujuh kandidat tersebut, merupakan keputusan Musyawarah Cabang (Muscab) PKB Jombang di Hotel Azana, Minggu (5/4/2026) siang.

Muscab kali ini memang berbeda. Muscab sebagai forum tertinggi di tingkat cabang hanya menjadi pintu awal proses penjaringan. Keputusan akhir berada di tangan Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB melalui tahapan seleksi berlapis.

Adapun tujuh tersebut, selengkapnya adalah Anas Burhani (Sekretaris PKB Jombang), Hadi Atmaji (Ketua PKB Jombang), Mochammad Waliyul Hakim (Wasek PKB Jatim), Mochammad Fauzan, Kartiyono, Erna Kuswati (ketiganya anggota FPKB DPRD Jombang) dan Salmanudin Yazin (Wabup Jombang).

Ketua DPP PKB, Daniel Johan menyampaikan ketujuh nama tersebut masih berstatus bakal calon, seluruhnya wajib mengikuti uji kelayakan dan kompetensi (UKK) dalam dua tahap sebelum ditetapkan satu nama sebagai ketua definitif.

UKK Tahap pertama dilakukan 10 April, berupa asesmen psikologis yang dilakukan secara profesional dengan melibatkan pihak ketiga, yakni Universitas Negeri Malang.

Selanjutnya, tahap kedua berupa pendalaman terkait gaya kepemimpinan, visi, serta komitmen dalam membawa PKB Tuban selama lima tahun ke depan.

“Dari seluruh proses itu nantinya akan mengerucut menjadi satu nama yang ditetapkan sebagai Ketua DPC PKB Tuban periode 2026–2031,” jelasnya.

Ditambahkan, selain menghasil 7 nama kandidat, muscab juga menghasilkan sejumlah keputusan strategis sebagai arah kebijakan partai ke depan.

Salah satunya diterimanya laporan pertanggungjawaban Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Jombang oleh forum. “Pertama, laporan pertanggungjawaban DPC telah diterima dengan baik oleh forum,” ujarnya dalam jumpa pers di lobi hotel tempat muscab.

Daniel menjelaskan, muscab juga merumuskan agenda strategis, di antaranya penguatan sistem pengkaderan sebagai fondasi utama partai. Selain itu, penyusunan program kerja difokuskan untuk menjawab persoalan riil masyarakat.

“Mulai dari persoalan petani, nelayan, kesejahteraan santri, hingga penguatan sinergi dengan Nahdlatul Ulama menjadi perhatian serius,” jelasnya.

Dalam menghadapi dinamika global, kader PKB dituntut lebih kreatif dan adaptif, khususnya dalam merespons krisis pangan, kenaikan harga kebutuhan pokok, serta menurunnya daya beli masyarakat.

Sementara itu, Ketua Fraksi PKB DPRD Jombang, Subaidi Muchtar, yakin DPP PKB akan memilih kader terbaik untuk memimpin PKB Jombang lima tahun ke depan.

"Kami yakin DPP akan memilih kader yang mampu meningkatkan perolehan kursi di DPRD, menjaga soliditas internal. Siapapun yang terpilih harus didukung bersama. Tantangan ke depan tidak ringan, menghadapi agenda politik kian kompetitif,” tegas mantan Ketua DPC PKB Jombang ini.

 

Reporter: Sutono Abdillah/Editor: Ais

 

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.