MALANG (Lentera) - Arus lalu lintas di jalur penghubung Malang-Kota Batu, tepatnya di wilayah Kepuharjo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, tersendat pada Senin (6/4/2026). Sebuah truk tangki pengangkut gas LPG dilaporkan terperosok ke dalam selokan di sisi jalan sekitar pukul 04.00 WIB.
"Betul. Kejadiannya sekitar pukul 04.00 WIB. Lokasinya di jalan arah Surabaya ke Batu, tepatnya di Kepuharjo," ujar Kepala Unit Keamanan dan Keselamatan (Kanit Kamsel) Satlantas Polres Malang, Ipda Umar Kiswoyo saat dikonfirmasi.
Petugas Satlantas Polres Malang telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pengaturan lalu lintas secara manual. Sistem buka-tutup jalur diberlakukan guna menjaga kelancaran arus kendaraan di tengah proses penanganan.
Meski tidak terjadi kemacetan total, Umar menyebut antrean kendaraan tetap tidak terhindarkan. Ia mengimbau para pengguna jalan untuk bersabar serta mempertimbangkan penggunaan jalur alternatif guna menghindari kepadatan.
"Jika hendak menuju Batu dari arah tol, bisa melalui Kota Malang. Kami juga mengimbau pengguna jalan untuk menghindari jalur Karanglo ke Kota Batu sementara waktu," imbuhnya.
Hingga saat ini, proses evakuasi truk masih belum dapat dilakukan karena menunggu kedatangan alat berat berupa derek atau crane. Petugas memastikan alat tersebut sedang dalam perjalanan menuju lokasi kejadian.
Lebih lanjut, Umar mengungkapkan truk tangki tersebut dalam kondisi bermuatan penuh gas LPG. Kendati demikian, pihak kepolisian bersama instansi terkait telah melakukan langkah antisipasi guna mencegah potensi bahaya, termasuk risiko kebakaran.
"Dalam kondisi terisi penuh. Namun kami sudah berkoordinasi dengan pihak LPG dan instansi terkait untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Yang terperosok juga bagian bannya saja," tegasnya.
Umar juga memastikan posisi truk tidak sampai menyebabkan kebocoran muatan. Meski begitu, area sekitar tetap disterilkan selama proses evakuasi berlangsung.
Terkait kronologi, berdasarkan informasi awal, truk tersebut diduga hendak memasuki area pergudangan LPG di sekitar lokasi. Namun saat melakukan manuver, kendaraan terlalu menepi hingga akhirnya terperosok ke selokan.
"Informasinya mau masuk ke gudang, tapi saat crossing terlalu meminggir, sehingga terjadi insiden tersebut," pungkas Umar.
Reporter:Santi Wahyu/Editor:Santi




