SURABAYA (Lentera) -Sebanyak 460 petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) diberangkatkan menuju Madinah, Arab Saudi, melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten pada Jumat (17/4).
"Hari ini Daerah Kerja Bandara dan Madinah diberangkatkan, sementara untuk Daerah Kerja Makkah Insya Allah akan diberangkatkan besok. Total sekitar 400 petugas yang hari ini berangkat ke Arab Saudi," kata Petugas PPIH Daerah Kerja (Daker) Bandara dan Madinah Sektor Akomodasi Eman Sulaiman di Tangerang,.
Ia mengatakan ada ratusan petugas yang diberangkatkan untuk memberikan pelayanan dan pembinaan kepada jamaah haji Indonesia selama berada di Arab Saudi. Mereka tergabung dari unsur Kementerian Agama (Kemenag), Kementerian Kesehatan (Kemenkes), TNI/Polri, hingga elemen masyarakat.
Selama musim haji, kata dia, petugas PHI akan ditempatkan di dua daerah kerja utama yakni di bandara dan wilayah Madinah.
"Seluruh petugas haji untuk Daker Bandara dan Madinah sudah melakukan check-in di Pondok Gede dan mendapatkan pembekalan sebelum keberangkatan," tuturnya.
Eman menyebutkan keberangkatan ratusan petugas ini dilakukan secara bertahap sesuai dengan pembagian wilayah kerja.
Mereka, katanya, dijadwalkan berada di Arab Saudi selama kurang lebih 77 hari dengan fokus utama memberikan seluruh pelayanan, termasuk jamaah lanjut usia (lansia).
Dia juga menjelaskan para petugas bakal menjalankan fungsi pelayanan yang telah dibagi sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing, mulai dari transportasi, akomodasi, konsumsi, hingga layanan khusus bagi jamaah lansia.
"Tugas kami adalah memastikan seluruh jamaah haji Indonesia mendapatkan pelayanan terbaik, mulai dari akomodasi hingga kebutuhan lainnya. Semua layanan sudah dipetakan sesuai sektor dan daerah kerja masing-masing," paparnya, dkutip Antara, Sabtu (19/4/2026).
Sebagaimana rencana pemberangkatan calon jamaah haji asal Indonesia mulai dilakukan pada 21 April 2026 mendatang.
Dengan keberangkatan petugas lebih awal, lanjut dia, diharapkan seluruh proses pelayanan jamaah dapat berjalan optimal selama musim haji berlangsung (*)
Editor: Arifin BH



