MADIUN (Lentera) — Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) menyerahkan hibah berupa Aplikasi Invoice melalui platform invoice-umkm.id kepada Asosiasi UMKM Madiun sebagai upaya memperkuat kapasitas digital dan profesionalisme administrasi pelaku usaha lokal. Penyerahan hibah dilakukan di sela workshop yang digelar di Lantai 4 Timbul Jaya Plaza, Minggu (26/4/2026).
Kegiatan yang diprakarsai dosen Fakultas Teknik UWKS, Emmy Wahyuningtyas, itu diikuti para pelaku UMKM yang antusias. Workshop mengusung tema Pemanfaatan Artificial Intelligence dalam Mendukung Usaha UMKM di Madiun.
Dekan Fakultas Teknik UWKS, Dr. Ir. Anang Kukuh Adisusilo, S.T., M.T, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk pengabdian masyarakat yang berkelanjutan. Menurutnya, teknologi yang dikembangkan di lingkungan kampus harus dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
“Hibah aplikasi invoice ini adalah wujud nyata kontribusi Fakultas Teknik UWKS dalam mendukung digitalisasi UMKM. Kami ingin memastikan pelaku usaha di Madiun tidak hanya memiliki semangat berwirausaha, tetapi juga didukung sistem administrasi yang modern dan efisien,” ujarnya.
Selain menyerahkan hibah aplikasi, UWKS juga menghadirkan dosen praktisi Fakultas Teknik, Ary Hardiawan, sebagai narasumber. Ia memaparkan strategi pemanfaatan kecerdasan buatan melalui Google Gemini untuk mendukung pengembangan usaha UMKM.
Ary menjelaskan, teknologi AI dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk membuat konten kreatif, menyusun strategi pemasaran, hingga mengelola interaksi pelanggan secara otomatis.
“Integrasi AI memungkinkan pelaku UMKM Madiun untuk bersaing di level yang lebih tinggi dengan sumber daya yang lebih efektif,” katanya.
Penyerahan aplikasi invoice menjadi sorotan utama dalam kegiatan tersebut. Aplikasi itu dirancang untuk memudahkan anggota asosiasi dalam mengelola tagihan dan pembukuan secara digital.
Ketua Asosiasi UMKM Madiun, Kusbeni Abdullah, menyambut baik dukungan yang diberikan UWKS. Ia menilai bantuan tersebut sesuai dengan kebutuhan para anggota yang tengah beradaptasi dengan transformasi digital.
“Kami sangat senang dan mengapresiasi bantuan dari UWKS ini. Kehadiran peserta hari ini menunjukkan antusiasme yang luar biasa. Hibah aplikasi invoice ini sangat bermanfaat untuk memperkuat kapasitas anggota kami agar lebih tertib secara administrasi. Ini adalah langkah besar bagi UMKM Madiun untuk naik kelas,” ujar Kusbeni.
Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan komunitas usaha tersebut, UMKM di Madiun diharapkan semakin tangguh dan mampu beradaptasi cepat di tengah perkembangan ekonomi digital.
Editor:Widyawati/rls




