29 April 2026

Get In Touch

RSUD Bekasi Pastikan 54 Korban Luka Kecelakaan KA dalam Kondisi Sadar, 15 Dipulangkan

Kondisi para korban kecelakaan KA-KRL di RSUD Bekasi. (foto: ist/Ant)
Kondisi para korban kecelakaan KA-KRL di RSUD Bekasi. (foto: ist/Ant)

BEKASI (Lentera) - Sebanyak 54 korban luka akibat kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi dipastikan dalam kondisi sadar saat menjalani perawatan di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi. Dari jumlah tersebut, 15 korban telah dipulangkan.

"Semua dalam kondisi sadar, tidak ada yang tidak sadar, dan semuanya sudah ada keluarganya," ujar Direktur Utama RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi, Ellya Niken Prastiwi, saat memberikan keterangan di Bekasi, mengutip laporan Kompas, Selasa (28/4/2026).

Dijelaskannya, korban mulai dievakuasi ke rumah sakit sejak Senin (27/4/2026) malam setelah terjadi benturan keras antara dua kereta. Jenis luka yang dialami pun beragam, mulai dari luka memar hingga patah tulang.

Beberapa korban bahkan harus menjalani tindakan operasi akibat fraktur. Namun demikian, proses operasi masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan dari dokter spesialis.

"Jenis luka bermacam-macam, ada fraktur yang direncanakan operasi, tapi masih menunggu pemeriksaan spesialis. Ada juga luka memar di paha, kaki, hingga wajah," jelasnya.

Dari total 54 korban luka yang ditangani, sebanyak 15 orang telah diperbolehkan pulang karena kondisinya dinilai cukup stabil untuk menjalani rawat jalan.

Sementara itu, sekitar 17 pasien lainnya saat ini menjalani rawat inap di ruang Bougenville untuk penanganan lebih lanjut, baik observasi maupun tindakan medis lanjutan.

Adapun korban yang belum dipindahkan ke ruang rawat inap masih berada di Instalasi Gawat Darurat (IGD) guna menjalani serangkaian pemeriksaan medis tambahan.

Untuk mengoptimalkan penanganan, pihak rumah sakit telah menyiapkan 4 dokter spesialis ortopedi serta sekitar 90 tenaga medis spesialis lainnya.

Selain itu, RSUD Kota Bekasi juga membuka dua posko layanan, yakni posko informasi bersama Polda Metro Jaya di area depan rumah sakit untuk keluarga korban, serta posko layanan medis di IGD.

"Di Rumah Sakit Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi ada tiga orang yang meninggal dan semuanya sudah diambil keluarganya dan satu sudah diantar ke Jawa," tutup Niken.

Sebelumnya, kecelakaan terjadi antara KRL jurusan Cikarang nomor PLB 5568A dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi pada Senin (27/4/2026) sekitar pukul 20.52 WIB.

Insiden tersebut terjadi di emplasemen Stasiun Bekasi Timur KM 28+920 dan menyebabkan 14 penumpang KRL meninggal dunia serta 84 orang lainnya mengalami luka-luka.

Para korban telah dievakuasi ke sejumlah rumah sakit di wilayah Bekasi untuk mendapatkan penanganan medis, antara lain RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat. Sementara itu, sebanyak 240 penumpang KA Argo Bromo Anggrek dilaporkan selamat.

Editor: Santi

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.