01 May 2026

Get In Touch

Trump Pertimbangkan Kurangi Pasukan AS di Italia, Spanyol dan Jerman

Presiden AS Donald Trump (kanan) berjalan menuju helikopter Marine One di Gedung Putih di Washington, D.C., Amerika Serikat. (foto:ist/dok.Ant/Xinhua)
Presiden AS Donald Trump (kanan) berjalan menuju helikopter Marine One di Gedung Putih di Washington, D.C., Amerika Serikat. (foto:ist/dok.Ant/Xinhua)

WASHINGTON (Lentera) - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengatakan dirinya mungkin akan mengurangi kehadiran militer AS di Spanyol dan Italia, sehari setelah dia mengumumkan bahwa pemerintahannya sedang menilai kemungkinan pengurangan pasukan di Jerman.

"Ya, mungkin akan begitu," ujar Trump kepada awak media di Gedung Putih ketika ditanya tentang kemungkinan pengurangan tersebut, Kamis (30/4/2026) melansir Antara, Jumat (1/5/2026).

"Kenapa tidak? Italia sama sekali tidak membantu. Spanyol sangat buruk. Tentu saja," kata Trump, sekali lagi mengecam sekutu Eropa karena tidak membantu dalam perang AS-Israel melawan Iran.

Trump kembali mengkritik Kanselir Jerman, Friedrich Merz serta mengeklaim bahwa Merz "melakukan pekerjaan yang buruk." 

Sebelumnya pada pekan ini, Merz mengatakan, bahwa AS "sedang dipermalukan" oleh Iran.

Dalam unggahannya di Truth Social, pada Rabu (29/4/2026), Trump mengungkapkan, bahwa AS sedang mempertimbangkan kemungkinan pengurangan pasukan di Jerman, dan keputusan tersebut akan diambil dengan pertimbangan matang "dalam waktu dekat."

Pada Rabu (29/4/2026), Merz berupaya meredam percekcokannya dengan Trump, menyatakan hubungan pribadinya dengan presiden AS tersebut tetap baik, seraya menyerukan agar konflik di Iran diselesaikan dengan cepat, mengingat Jerman dan Eropa sangat menderita akibat dampak yang ditimbulkan.

 

Editor: Arief Sukaputra

 

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.