PALANGKA RAYA (Lentera) – Keseriusan Pemerintah Kota (Pemkot) Palangka Raya untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) mendapat apresiasi dari kalangan DPRD Kota Palangka Raya.
Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Noorkhalis Ridha berharap Pemkot Palangka Raya bisa lebih kreatif dalam menggali potensi-potensi pendapatan baru.
"Kami meminta Pemkot melalui dinas terkait untuk terus menggali potensi PAD baru serta mengoptimalkan PAD yang sudah ada,” papar Ridha, Jumat (1/5/2026)
Ia juga mendukung langkah Pemkot yang tengah gencar melakukan optimalisasi PAD dari berbagai sektor, mulai dari retribusi jasa dan barang, pajak kedai kopi, hingga penertiban pajak kendaraan bermotor.
Khemal berpendapat, optimalisasi dan penggalian sumber pendapatan baru bukan sekadar pilihan, melainkan sebuah keharusan.
Terlebih saat ini daerah dihadapkan pada tantangan ekonomi berupa pemotongan dana transfer dari pemerintah pusat.
“Langkah ini sebagai bagian dari inovasi di tengah adanya pemotongan dana dari pemerintah pusat, dimana Pemkot diharapkan kreatif untuk menemukan potensi-potensi pendapatan baru,” ungkapnya.
Ia melanjutkan, sebagai mitra kerja pemerintah dalam hal pengawasan pembangunan ekonomi, Komisi II DPRD Kota Palangka Raya menilai langkah yang diambil oleh eksekutif saat ini sudah menunjukkan progres yang positif.
Melalui sinergi antara DPRD dan Pemkot, diharapkan kemandirian fiskal Kota Palangka Raya dapat terus meningkat, sehingga program-program pembangunan daerah dapat berjalan lancar tanpa harus bergantung pada dana pusat.
“Kami mendukung sepenuhnya keseriusan Pemkot dalam upaya memaksimalkan PAD dari sumber-sumber yang selama ini sudah semestinya menjadi objek pendapatan,” pungkasnya.
Reporter: Novita|Editor: Arifin BH



