MALANG (Lentera) - Lewat gelaran bertajuk QRISMA FEST 2026, Bank Indonesia Malang bersama Pemkot Malang memecahkan Rekor MURI untuk kategori "Penjualan Jajanan Pasar dengan Varian Terbanyak Menggunakan QRIS". Sekaligus menegaskan transformasi digital dapat berjalan selaras dengan pelestarian tradisi lokal.
"Kami berkomitmen penuh mendukung pengembangan tradisi di Kota Malang, sekaligus menjaga agar perekonomian daerah menjadi lebih mandiri, tangguh, dan mampu memberikan nilai tambah besar bagi kesejahteraan masyarakat," ujar Kepala Perwakilan Bank Indonesia Malang, Indra Kuspriyadi, Jumat (8/5/2026).
Menurutnya, perkembangan teknologi harus dimanfaatkan untuk memperkuat daya saing ekonomi daerah.
Digitalisasi sistem pembayaran melalui QRIS diyakini dapat memperluas akses keuangan, memperkuat pelaku usaha, serta menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Sementara itu, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menilai QRISMA FEST 2026 menjadi bukti nyata modernisasi tidak harus menghilangkan nilai-nilai tradisi.
"Acara ini mempertemukan tradisi, kebersamaan, dan inovasi dalam harmoni yang indah. Digitalisasi justru dapat menjadi sarana untuk menjaga dan memperkuat budaya yang kita miliki," kata Wahyu.
Ia berharap kolaborasi antara pemerintah, Bank Indonesia, perbankan, dan masyarakat dapat terus diperkuat demi mewujudkan Kota Malang yang semakin mbois dan berkelas.
Rangkaian QRISMA FEST 2026 berlangsung selama 5 hari, mulai 4 hingga 8 Mei 2026. Berbagai kegiatan digelar untuk mengedukasi masyarakat dan memperluas penggunaan QRIS di berbagai sektor.
Salah satu kegiatan utama adalah Malang Merchant QRIS Race yang melibatkan 1.120 merchant dari 42 bank. Dari ajang tersebut, tercatat total 106.162 transaksi menggunakan QRIS.
Selain itu dalam kegiatan yang juga memeringati Hari Jadi ke-112 Kota Malang ini, BI juga menggelar workshop digitalisasi pembayaran dan business matching yang diikuti 50 pelaku UMKM dengan dukungan lima bank dan satu penyedia jasa pembayaran nonbank.
Kegiatan lain yang turut memeriahkan festival antara lain Kompetisi Lingkungan Bersih di Kawasan Wisata Kayutangan Heritage yang diikuti 34 RT, Amazing Race yang melibatkan 210 siswa dari 21 sekolah dasar, lomba kreasi tumpeng jajanan pasar, serta content competition promosi wisata heritage Kayutangan yang masih berlangsung hingga 15 Mei 2026.
Pada Kenduri Lawasan QRISMA FEST 2026 melalui Closing Ceremony bertema “Memorabilia QRIS: Dari Tradisi ke Transaksi" tersebut, Indra juga menyerahkan buku berjudul Menulis Malang: Gagasan dan Harapan untuk Kota di Masa Depan kepada anggota Komisi XI DPR RI, Andreas Eddy Susetyo dan Wali Kota Malang.
Buku tersebut memuat 20 karya tulis warga Kota Malang yang mengulas sejarah kota, peran pemuda, perkembangan UMKM, hingga kontribusi digitalisasi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Closing Ceremony QRISMA FEST 2026 juga dimeriahkan dengan pertunjukan ludruk Genaro Ngalam bertajuk "Ambisi Sambel Trasi" yang berhasil menghibur lebih dari 500 peserta yang hadir.
Reporter: Santi




