12 May 2026

Get In Touch

Kunjungi PP Bahrul Ulum Jombang, Begini Pesan Wapres Gibran kepada Para Santri

Wapres Gibran ziarah dibmakam Pahlawan Nasional K.H. Abdul Wahab Chasbullah di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas Jombang, Minggu (10/5/2026). (ist)
Wapres Gibran ziarah dibmakam Pahlawan Nasional K.H. Abdul Wahab Chasbullah di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas Jombang, Minggu (10/5/2026). (ist)

JOMBANG (Lentera) -Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka mengunjungi Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tabakberas, Jombang, Minggu (10/5/2026).

Kedatangan Wapres Gibran itu sendiri bertujuan menghadiri Haul ke-55 pendiri PPBU yang juga pendiri NU sekaligus pahlawan nasional, KH Wahab Chasbullah. Kedatangan Gibran mendapat pengamanan ketat dari aparat gabungan TNI dan Polri.

Wapres tiba menggunakan helikopter dan mendarat di Stadion Merdeka sebelum melanjutkan perjalanan darat menuju kompleks pesantren.

Sejumlah ruas jalan protokol di sekitar lokasi pendaratan dan jalur menuju pesantren ditutup sementara guna memastikan kelancaran rombongan.

Petugas bersiaga penuh di sepanjang jalur depan Kampus Universitas Darul Ulum (Undar) hingga area stadion yang menjadi titik transit utama.

Setibanya di kompleks PPBU, Gibran langsung melakukan ziarah ke makam KH Abdul Wahab Chasbullah. Di pusara Pahlawan Nasional tersebut, Wapres memanjatkan doa.

Selanjutnya, Gibran bersilaturahmi dengan para kiai dan bu nyai PPBU di Ndalem Kesepuhan. Di antaranya Hj. Mahfudloh Wahab, Hj. Hizbiyah Wahab, Hj. Munjidah Wahab, KH. Abdurrozak Sholeh, H. Mujtahidur Ridho, H. Syaifuddin, dan H. Ubaidillah.

Usai bersilaturahmi Wapres melanjutkan agenda dengan menghadiri acara Haul ke-55 KH Abdul Wahab Chasbullah di kompleks PPBU.

Kehadiran Wapres disambut ribuan jemaah, yang didominasi oleh kaum ibu berpakaian serba putih. Hadir sejumlah tokoh nasional dan daerah seperti Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Gubernur Khofifah Indar Parawansa, Bupati Jombang Warsubi, serta dai kondang Gus Muwafiq.

Dalam sambutannya, Gibran mengaku sengaja mempercepat agenda kunjungan kerja di Lampung demi memenuhi undangan keluarga besar Tambakberas.

"Kalau yang perintah Pak Kiai, ya saya harus berangkat," ucap Gibran yang langsung disambut tepuk tangan riuh para jemaah.

Dalam pidatonya, Gibran menekankan pentingnya program 'Kampung Haji' yang digagas oleh Presiden Prabowo. Program ini menjadi salah satu prioritas pemerintah untuk meningkatkan kualitas layanan haji Indonesia agar lebih modern dan terintegrasi.

Menurut Gibran, Kampung Haji direncanakan akan dibangun di atas lahan seluas 45 hektare. Kawasan ini nantinya tidak hanya berfungsi sebagai akomodasi, tetapi juga menjadi pusat pelayanan satu atap bagi jemaah haji asal tanah air.

"Ke depan diharapkan program ini bisa memperlancar pelayanan, mempermudah seluruh proses, dan insya Allah biaya haji bisa semakin ditekan agar lebih terjangkau bagi umat," tutur Gibran menjelaskan visi besar pemerintah.

Selain program infrastruktur, Gibran juga mengajak generasi muda untuk meneladani sosok almarhum KH Wahab Chasbullah. Menurutnya, Mbah Wahab adalah figur penggerak yang mewarisi semangat persatuan dan keberanian berpikir maju bagi bangsa Indonesia.

Wapres menegaskan kewajiban meneladani Mbah Wahab bukan hanya milik santri Tambakberas, melainkan seluruh santri di pelosok negeri. Indonesia membutuhkan generasi yang tidak hanya berakhlak mulia, tetapi juga berani berinovasi dan mampu beradaptasi.

Tantangan global pun tak luput dari sorotan Wapres. Ia mengingatkan para santri untuk siap menghadapi konflik geopolitik, perang dagang, hingga disrupsi teknologi. Santri harus menjadi aset penting yang responsif terhadap perubahan zaman dan isu lingkungan seperti perubahan iklim.

Gibran juga memuji kontribusi konkret Pesantren Tambakberas yang telah melahirkan banyak tokoh bangsa, termasuk Presiden ke-4 RI, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

Ia mengapresiasi keberanian pesantren dalam membuka jurusan pendidikan tinggi yang sangat relevan.

Pembukaan jurusan pertanian, ekonomi, hingga teknologi informasi di lingkungan pesantren dinilai Gibran sebagai langkah yang sangat tepat.

Hal ini membuktikan pesantren kini telah bertransformasi menjadi lembaga pendidikan yang mengikuti perkembangan zaman.

Menutup rangkaian sambutan, Gibran menitipkan pesan kepada jajaran Forkopimda dan pemerintah daerah untuk terus mengawal program prioritas pusat.

Reporter: Sutono Abdillah|Editor: Arifin BH

 

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.