Daftar Pilbup Blitar, Pasangan Mak Rini - Makdhe Rahmat Siapkan Strategi Khusus Lawan Petahana

Blitar - Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Blitar Rini Syarifah - Rahmat Santoso atau dikenal Mak Rini - Makdhe Rahmat daftar ke KPU Kabupaten Blitar, serta menyatakan telah menyiapkan strategi khusus untuk melawan petahana pasangan Rijanto - Marhaenis Urip Widodo (RIDO).
Pasangan Mak Rini - Makdhe Rahmat yang diusung PKB, PAN dan PKS ini bakal melawan petahana pasangan Rijanto - Marhaenis Urip Widodo yang diberangkatkan koalisi 6 parpol yakni PDIP, Nasdem, Demokrat, Golkar, Gerindra dan PPP.
Disampaikan Ketua Tim Pemenangan Pasangan Mak Rini - Makdhe Rahmat, Abdul Munib jika meskipun pendatang baru dalam perpolitikan di Kabupaten Blitar, namun dengan koalisi PKB, PAN dan PKS yang memiliki 17 kursi parlemen siap melawan petahana. "Diantaranya apa kekurangan dari petahana selama ini, dijadikan strategi untuk kemenangan pasangan kami," ujar Munib, Sabtu (5/9/2020).
Ditanya alasan keputusan PKB, PAN dan PKS berani mengusung calon baru, Munib mengungkapkan kalau dari hasil survei perjalanan pembangunan 5 tahun kebelakang, hasilnya bisa diketahui masyarakat. "Maka kami ingin memberikan pilihan calon pemimpin, kepada masyarakat Kabupaten Blitar," ungkapnya.
Mengenai upaya pemenangan pasangan Mak Rini - Makdhe Rahmat untuk meraih suara terbanyak, padahal termasuk pendatang baru. Munib mengaku tidak masalah, meskipun baru tapi yang lama biasa saja. "Maka tidak sulit untuk meningkatkan popularitas dan elektibilitas pasangan bisa dilakukan," tandasnya.
Seperti diketahui petahana pasangan Rijanto - Marhaenis Urip Widodo yang diberangkatkan koalisi 6 parpol yakni PDIP, Nasdem, Demokrat, Golkar, Gerindra dan PPP memiliki total 33 kursi di DPRD Kabupaten Blitar.
Sementara itu Ketua KPU Kabupaten Blitar, Hadi Santoso dari hasil verifikasi berkas pendaftaran calon dan pencalonan pasangan Mak Rini - Makdhe Rahmat, dinyatakan diterima dan lokos akan dilanjutkan melengkapi persyaratan calon. "Seperti tes kesehatan dan tes psikologi, yang direncanakan antara 8-10 September 2020 mendatang di RS Syaiful Anwar Malang," kata Hadi.
Secara terpisah cabup Mak Rini didampingi cawabup Makdhe Rahmat mengatakan setelah mendaftar dan diterima oleh KPU, pihaknya akan melanjutkan koordinasi dengan parpol pengusung. "Untuk menentukan strategi pemenangan, akan kita bicarakan lebih lanjut dengan parpol pengusung lainnya," jawabnya singkat. (ais)