24 May 2026

Get In Touch

Bentrokan Dua Komunitas Adat di Kolombia Tewaskan 3 Orang, Puluhan Terluka

Petugas keamanan setempat mengamankan lokasi bentrok di wilayah Cauca, Kolombia barat daya. (BBC)
Petugas keamanan setempat mengamankan lokasi bentrok di wilayah Cauca, Kolombia barat daya. (BBC)

BOGOTA (Lentera) - Bentrok antara 2 komunitas adat, Misak dan Nasa, di Departemen Cauca, Kolombia barat daya, menewaskan sedikitnya 3 orang dan menyebabkan 44 lainnya terluka pada Kamis (21/5/2026).

Gubernur Cauca, Octavio Guzman, mendesak kedua belah pihak segera menghentikan aksi serangan demi mencegah jatuhnya korban lebih banyak.

"Kita tidak boleh membiarkan situasi ini terus meningkat," ujar Guzman dalam pernyataannya, mengutip Antara, Jumat (22/5/2026).

Menurut Guzman, tidak ada bentuk perselisihan yang dapat dibenarkan jika berujung pada korban jiwa maupun luka-luka.

Pemimpin komunitas adat Misak, Liliana Pechene, menyebut salah satu korban tewas merupakan tokoh adat dari komunitasnya. Dalam sebuah video yang beredar, ia menuding anggota komunitas Nasa telah menduduki wilayah milik Misak secara ilegal.

Liliana juga mendesak pemerintah Kolombia segera turun tangan untuk menyelamatkan sejumlah warga yang diduga ditahan di Kota Silvia, wilayah yang menjadi salah satu titik ketegangan konflik.

Sementara itu, pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri Kolombia menyatakan telah memulai komunikasi dan perundingan dengan perwakilan kedua komunitas adat guna meredam situasi. Pemerintah berharap dialog dapat menghasilkan kesepakatan damai. 

Editor: Santi

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.