24 May 2026

Get In Touch

Pengalaman Jadi Penderita Obesitas, Mahasiswa UC Ciptakan Permainan Aktif Berbasis Engklek Modern

Howard saat menunjukkan FitGlee Portable Playing Mats. (Amanah/Lentera)
Howard saat menunjukkan FitGlee Portable Playing Mats. (Amanah/Lentera)

SURABAYA (Lentera) -Kasus obesitas pada anak di Indonesia selalu menjadi perhatian. Berdasarkan berbagai laporan kesehatan, prevalensi obesitas anak di Indonesia kini mencapai sekitar 7,9 persen atau lebih dari dua juta anak mengalami kelebihan berat badan.

Kondisi ini tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik saat ini, tetapi juga meningkatkan risiko penyakit kronis di masa depan.

Berangkat dari keresahan tersebut, mahasiswa semester 8 Program Studi Visual Communication Design (VCD) Universitas Ciputra Surabaya, Howard Richardson Gohvint, menciptakan inovasi permainan edukatif bernama FitGlee Portable Playing Mats.

Menariknya, ide tersebut lahir dari pengalaman pribadi Howard yang pernah mengalami obesitas saat masih kecil.

“Kebetulan saya dulu waktu kecil pernah mengalami obesitas. Jadi isu ini sangat relate dengan pengalaman saya sendiri,” kata Howard, Sabtu (23/5/2026).

Melalui mata kuliah Experience Design di semester lima, Howard mulai melakukan riset mendalam terkait obesitas anak. Ia mempelajari jurnal ilmiah hingga artikel kesehatan anak yang diterbitkan oleh World Health Organization (WHO).

Dari hasil riset tersebut, Howard menemukan bahwa obesitas pada anak dapat memicu berbagai risiko kesehatan jangka panjang, seperti penyakit jantung, gangguan kardiovaskular, hingga penurunan kualitas hidup saat dewasa.

Sebagai solusi, Howard merancang FitGlee, permainan anak yang terinspirasi dari permainan tradisional engklek. Namun, permainan ini dikemas lebih modern dalam bentuk papan modular atau playing mats yang dapat disusun sesuai kebutuhan pemain.

Cara bermainnya cukup sederhana. Anak-anak diminta mencocokkan posisi tangan dan kaki sesuai simbol yang terdapat pada papan permainan. Aktivitas tersebut dirancang untuk memicu gerak aktif sekaligus melatih kemampuan motorik anak.

Tak hanya fokus pada aktivitas fisik, FitGlee juga memiliki unsur edukasi kognitif. Pada setiap simbol permainan terdapat nama warna seperti blue, red, purple, dan yellow sehingga anak usia 3–6 tahun dapat belajar mengenal warna sambil bermain.

“Karena menggunakan warna primer, anak-anak juga bisa belajar mengenal warna sambil bergerak aktif,” jelasnya.

Howard menilai kehadiran FitGlee relevan dengan kondisi anak-anak saat ini yang semakin akrab dengan gadget dan cenderung menjalani sedentary lifestyle atau gaya hidup minim aktivitas fisik.

Menurutnya, banyak anak kini lebih sering duduk, rebahan, dan bermain gawai di dalam ruangan dibanding melakukan aktivitas fisik di luar rumah.

Saat dilakukan user testing kepada enam anak, FitGlee mendapatkan respons positif. Anak-anak dinilai cepat memahami cara bermain hanya dengan melihat visual pada papan permainan. Respons serupa juga datang dari para orang tua.

“Orang tua merasa permainan ini mengingatkan mereka pada permainan tradisional masa kecil, tetapi dikemas lebih modern dan edukatif,” tambah Howard.

Tidak hanya menghadirkan permainan fisik, Howard juga melengkapi FitGlee dengan Physical Activity Booklet. Buku panduan tersebut berisi edukasi mengenai bahaya obesitas anak yang disadur dari materi WHO.

Selain itu, booklet tersebut dapat digunakan orang tua untuk mencatat dan memantau intensitas aktivitas fisik anak setiap minggu sehingga perkembangan aktivitas anak bisa terukur dengan lebih baik.

Saat ini, FitGlee masih berada pada tahap pengembangan, khususnya dalam pengujian keamanan material produk. Ke depan, Howard berencana menggunakan material menyerupai matras karpet agar biaya produksi lebih terjangkau namun tetap aman bagi anak-anak.

Untuk memperkenalkan FitGlee kepada masyarakat luas, Howard juga menghadirkan berbagai merchandise bertema FitGlee di booth pameran Outlining Design 2026: CH2OMA. Mulai dari gantungan kunci, stiker, pin, hingga notebook disiapkan sebagai bagian dari strategi membangun kesadaran merek (brand awareness).

“Melalui desain merchandise yang menarik, orang-orang jadi penasaran dengan FitGlee dan akhirnya mengetahui bahwa ini bukan sekadar permainan, tetapi juga punya nilai edukasi untuk membantu mengatasi obesitas anak,” harapnya.

Reporter: Amanah|Editor: Arifin BH

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.