
Putrajaya – Panggung politik Malaysia kembali panas. Terbaru, Anwar Ibrahim dikabarkan akan menjadi Perdana Menteri (PM) baru Malaysia. Pemimpin oposisi Malaysia itu menegaskan telah mendapatkan ‘mayoritas kuat’ dari anggota parlemen untuk membentuk pemerintahan baru. Dikatakannya pemerintahan PM Muhyiddin telah jatuh
Ia bahkan tengah mencari waktu audiensi dengan RajaMalaysia, Sultan Abdullah Sultan Ahmad Shah, untuk meresmikan pengangkatannyasebagai perdana menteri.Anwar menyebut membutuhkan persetujuan raja untukmenggantikan perdana menteri saat ini Muhyiddin Yassin.."Bukan, empat,lima atau enam (suara parlemen) tetapi mayoritas," katanya sebagaimana ditulisMalaysia Kini, dikutip Rabu (23/9).
"Kerajaan pimpinan (perdana menteri) Muhyiddin Yassintelah jatuh. Maklumat selanjutnya akan saya dapatkan setelah menghadap bagindaAgung dalam masa terdekat. Insya-Allah," katanya.
Klaim pemimpin oposisi itu muncul kurang dari tujuh bulansetelah Muhyiddin berkuasa. Muhyiddin menjadi PM setelah kekacauan politik yangmenyebabkan runtuhnya pemerintahan Mahathir Mohamad.
Saat ini koalisi Perikatan Nasional yang dipimpin PM Muhyiddin memiliki 113 suara dari 222 suara parlemen. Namun Anwar disebut telah mengamAkan 123 kursi.Anwar, tulis media lokal mendapat suara dari Partai Nasional Melayu Bersatu (UMNO). Muhyiddin sendiri akan memberi pidato khusus soal ini pukul 14.30 waktu setempat.(mlk)