
Jember- Kementerian Perhubungan bersama perusahaan milik BUMN Damri serta Dinas Perhubungan Pemkab Jember kini mulai membuka rute angkutan umum wisata untuk Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Rute itu yakni dari Jember menuju kawasan wisata Kawah Ijen Bondowoso dan sebaliknya.
Kepala Dinas Perhubungan Pemkab Jember Hadi Mulyono mengatakan, angkutan wisata akan segera dibuka dalam memberikan layanan angkutan untuk kawasan strategis pariwisata nasional. "Bahkan sudah disiapkan 2 armada bus DAMRI ditargetkan mulai beroperasi pekan ini," kata Kadishub Hadi Mulyono, Senin (19/10).
Dia menambahkan, rute bus Damri tersebut yakni mulai dari Terminal Tawang Alun Jember menuju Bandara Notohadinegoro, dilanjutkan menuju Stasiun Jember, kemudian menuju Stasiun Bondowoso dan berakhir di Paltuding Ijen Bondowoso. "Jadi Bus Damri akan menjemput penumpang di terminal, bandara dan stasiun kemudian mengantarkan ke wisata seperti kawah ijen. Bus yang akan mengangkut penumpang ke lokasi wisata ini tidak bisa berhenti sembarangan namun akan berhenti di tempat yang sudah ditentukan," ujarnya.
Untuk jadwal keberangkatan, yakni dari Terminal Tawang Alun jam pertama puul 10.00 WIB, jam kedua pukul 13.00 WIB. Harga tiket per penumpang sekitar Rp 15 ribu. Selanjutnya untuk pemberangkatan dari Paltuding Kawah Ijen Bondowoso jam pertama yakni pukul 06.00 WIB dan jam kedua pukul 15.00 WIB.
"Rute ini merupakan jalur konektifitas Jember–Ijen untuk membangkitkan ekonomi di sepanjang jalur yang dilalui wisatawan. Potensi pengembangan ekonomi itu sangat terbuka, karena di Jember banyak hotel dan pusat perbelanjaan yang bisa dinikmati oleh wisatawan," katanya.
Berdasarkan informasi dari pihak Damri, seluruh operasional telah dijalankan menurut standar operasional prosedur (SOP) yang mengedepankan faktor keselamatan, keamanan dan kenyamanan. Selain pengaturan jaga jarak penumpang di dalam armada, Damri telah memperketat protokol kesehatan lainnya mulai dari wajib penggunaan masker penumpang dan pramudi, mencuci tangan sebelum masuk armada, penyediaan hand sanitizer serta penyemprotan desinfektan pada seluruh armada yang beroperasi. (mok)