03 April 2025

Get In Touch

Glerr UMKM Kota Kediri, Upaya Bangkit Setelah Badai Covid-19

Pameran Glerr UMKM di Kediri Town Square, 17-22 November 2020.
Pameran Glerr UMKM di Kediri Town Square, 17-22 November 2020.

KEDIRI (Lenteratoday) - Pemkot Kediri getol mendongkrak kembali UMKM yang sempat lesu terdampak Covid-19. Kali ini dengan menggelar pameran UMKM bertajuk Glerr UMKM Kota Kediri di Kediri Town Square Kota, 17-22 November 2020 yang diikuti 44 pelaku UMKM.

Enny Endarjati, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Kediri membuka acara pameran, Selasa (17/11/2020) pukul 16.00 WIB, dengan membacakan sambutan dari WaliKota Kediri Abdullah Abu Bakar yang berhalangan hadir karena ada acara lain.

Dari 44 UMKM yang ikut pameran terinci 18 pelaku usaha kerajinan, 16 pelaku usaha tanaman hias, dan 10 pelaku usaha ikan hias. “Pak Wali sangat mendukung acara seperti ini sebab banyak sekali wajah-wajah baru yang membuka usaha. Di Kota Kediri, banyak usaha kreatif yang lahir dari tangan para milenial,” kata Enny.

Ditambahkan, pameran serupa sudah beberapa kali dilaksanakan, antara lain; UMKM Virtual Expo bekerjasama dengan BI dan Kediri Sale 2020 bekerjasama dengan Tokopedia. Kali ini, pameran terselenggara atas kerjasama Disperindagin, Deptan dan Ketahanan Pangan, Dinas PU, Kediri Town Square, dan Bank Jatim.

“Meskipun sudah banyak pameran virtual, pameran luring juga dirasa perlu dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan,” tambah Enny.

Adapun pameran digelar bertujuan membangkitkan perekonomian khususnya di bidang UMKM yang terkena dampak Covid-19. Ekonomi Indonesia mengalami pertumbuhan minus, begitu juga Kota Kediri. Namun menurut Enny, Kota Kediri termasuk yang tidak terlalu turun dalam hal pertumbuhan.

Pameran seperti ini akan menumbuhkan kembali pasar sehingga masyarakat mulai berbelanja dan akhirnya ada uang yang berputar. Pameran diselenggarakan di lokasi yang strategis, tempat nongkrong warga Kota Kediri.

Selain pameran, juga diselenggarakan bincang-bincang bagi ilmu. Pada hari pertama ini, bincang-bincang diisi pengusaha milenial, Fira Akbar Kurniawan pemilik usaha menjahit Jas Tailor Kediri, dan Yoxsis Dhian Florentina, pemilik Denyu Shoes.

“Kami sudah sering ikut pameran yang diselenggarakan Pemkot, lumayan bisa membantu terutama untuk promosi,” kata Leni, staf Denyu Shoes, usaha sepatu buatan tangan.

Di halaman depan Kediri Town Square, sebuah tenda besar dibangun untuk mewadahi pameran tanaman hias dan ikan hias. Ragam tanaman hias dipamerkan dari mulai tanaman seharga Rp 15.000,- hingga jutaan rupiah. Pun ikan hias, beragam jenis dipamerkan. (gos)

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.