05 April 2025

Get In Touch

Hitung Suara Manual Selesai, Goergia Tunjuk Kemenangan Biden

Presiden terpilih AS Joe Biden merayaan kemenangannya dalam Pilpres AS di Wilmington, Delaware, AS (Ant)
Presiden terpilih AS Joe Biden merayaan kemenangannya dalam Pilpres AS di Wilmington, Delaware, AS (Ant)

[JAKARTA] Lenteratoday -Sekretaris Negara Bagian Georgia Brad Raffensperger, Kamis (19/11/2020) mengatakan penghitungan surat suara secara manual telah selesai, yang hasilnya mengukuhkan Joe Biden sebagai pemenang pemilihan presiden 3 November di negara bagian itu.

Georgia sebelumnya meluncurkan audit setelah hasil tidak resmi menunjukkan bahwa Biden memimpin atas Presiden Donald Trump dengan perbedaan sekitar 14.000 suara.

"Audit itu sudah memastikan bahwa hitungan mesin asli secara akurat menggambarkan pemenang pemilihan," kata kantor sekretaris negara bagian melalui pernyataan pada Kamis malam.

Raffensperger dijadwalkan pada Jumat akan mengesahkan secara resmi kemenangan Biden tersebut.

Trump masih dapat meminta penghitungan ulang di Georgia, setelah hasilnya disertifikasi, karena margin kemenangan kurang dari 0,5 persen.

Sang presiden petahana itu selama ini mengeklaim, tanpa bukti, bahwa ada penyimpangan dan penipuan yang meluas di negara-negara bagian tempat ia kalah dari Biden, termasuk di Georgia.

Mengerikan…

Sementara itu, Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Joe Biden pada Kamis  (19/11/2020) menyebut penolakan Presiden petahana Donald Trump terhadap hasil pemilihan presiden  3 November "sama sekali tidak bertanggung jawab".

Trump mengajukan tuntutan hukum di berbagai negara bagian dan mengeklaim, tanpa bukti, bahwa dirinya adalah pemenang yang sah.

Pemerintahan Trump menolak mengakui Biden sebagai pemenang. Penolakan itu menghalangi tim transisi Biden untuk mendapatkan pendanaan dan ruang kantor.

Sang presiden terpilih juga menjadi tidak bisa mendapatkan pengarahan-pengarahan rahasia.

Ketika berbicara usai menelepon para gubernur negara bagian, Biden mengatakan dirinya tidak khawatir bahwa penolakan Trump untuk mengakui hasil pilpres akan mencegah pemindahan kekuasaan.

Namun, menurutnya, sikap Trump itu "merupakan pesan yang mengerikan soal siapa kita sebagai sebuah negara." (Ant/Ist)

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.