04 April 2025

Get In Touch

UMKM Kota Kediri Ditarget Lebih Banyak Go Digital dan Masuk Marketplace pada 2021

Walukota Abu Bakar saat meninjau salah stan UMKM tanaman hias di gelaran Glerr UMKM 2020 di Kediri Town Square.
Walukota Abu Bakar saat meninjau salah stan UMKM tanaman hias di gelaran Glerr UMKM 2020 di Kediri Town Square.

Pp

KEDIRI (Lenteratoday) - Tak bisa melakukan pembukaan karena bersamaan jadwal acara lain, Walikota Abdullah Abu Bakar menyempatkan meninjau stan-stan pelaku UMKM di gelaran Glerrr UMKM 2020, di Kediri Town Square, Jumat (20/11/2020)

Gelaran pameran tersebut dilakukan Pemkot Kediri sebagai upaya membangkitkan perekonomian terutama sektor UMKM yang tùùùerdampak pandemi Covid-19.

Seperti diketahui acara tersebut dibuka Enny Endarjati, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Kediri mewakili Walikota Abu Bakar, Selasa (17/11/2020). Terdapat 18 stan UMKM yang terdiri dari, batik, tenun ikat, jas, clothing, aksesoris, tas, dan sepatu. Adapula 27 stan tanaman hias, anggrek, reptil, ikan, dan alat pertanian. Serta stan Bank Jatim.Pameran di Town Square berlangsung, 17-22 November 2020.

Saat Walikota melihat pameran menilai pelaku UMKM di Kota Kediri semakin kreatif. Banyak ide-ide yang fresh muncul dari pelaku UMKM. “Saya lihat banyak ide baru di sini beda dengan pameran-pameran sebelumnya. Dan ini memang kita kerjasama dengan Kediri Town Square untuk memajukan perekonomian. Jadi kita ini prepare untuk 2021. Karena setelah kesehatan, fokus kita adalah ekonomi nah sekarang ini kita masuk ekonomi. Kita ibaratnya saat ini sedang mempromosikan UMKM,” ujarnya.

Wali Kota yang akrab disapa Mas Abu ini yakin 2021 mendatang UMKM-UMKM di Kota Kediri sudah banyak go digital . “Tahun 2021 kita akan lebih gencar, mereka sudah siap memasuki marketplace sekaligus jualan offline . Ini yang kita dorong sebenarnya yang marketplace, ketika dia sudah bisa masuk ke pasar digital maka marketshare akan semakin lebar. Sedangkan kalau offline gini kan kita bisa nyentuh produknya,” ungkapnya.

Diingatkan, meski ekonomi tengah digerakkan, namun protokol kesehatan terus dipatuhi. “Saat ini memang masih Covid tapi perekonomian harus tetap jalan. Seperti kata Pak Presiden gas dan remnya itu harus selalu diatur. Jadi ekonominya memang kita jalankan tapi sama dengan mall ini isinya harus kita batasi. Tidak boleh taking profit terlalu besar sehingga masukin banyak orang ke sini. Makanya yang kita dorong adalah marketplace-nya,” pungkasnya.

Melalui pameran Glerrr UMKM 2020 ini juga membawa dampak positif bagi pelaku UMKM. Seperti dituturkan Ketua Dermo Batik Kediri, Nanik Wijayati, menagku penjualan dalam pameran ini cukup bagus. “Senang sekali sudah bisa pameran lagi. Kita bisa mempromosikan lagi karya-karya kita. Alhamdulillah setiap hari transaksi. Sampai hari sudah ada sekitar 23 transaksi,” ujarnya.(gos)

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.