03 April 2025

Get In Touch

Jalan Sedap Malam Tak Kunjung Dibuka, DPRD Surabaya Bersuara

Jalan Sedap Malam Tak Kunjung Dibuka, DPRD Surabaya Bersuara

SURABAYA (Lenteratoday) - DPRD Kota Surabaya menyayangkan Jalan Sedap Malam Surabaya yang belum ada tanda-tanda dibuka. Pasalnya jalan tersebut merupakan jalan umum.

Anggota Komisi A DPRD Surabaya, Arif Fathoni mengatakan bahwa penutupan jalan tidak ada alasan yang jelas dan tidak ada urgensi. Oleh sebab itu penutupan jalan membuat kerugian pada warga yang mengakses jalan tersebut.

“Penutupan Jalan Sedap Malam mengganggu dan merugikan masyarakat yang biasanya mengakses jalan. Biasanya dibuka, bukan ditutup tanpa batas akhir. Apalagi tidak ada urgensi khusus,” ujarnya, Minggu (22/11/2020).

Dia menyarankan, penutupan dilakukan pada momen tertentu. Misalnya, saat demonstrasi UU Cipta Kerja. ”Ditutup juga tidak apa-apa bila ada demo misalnya demo omnibus law atau kegiatan lain yang dianggap mengganggu keamanan kompleks Balai Kota atau rumah dinas. Faktanya kan tidak ada, terus urgensinya penutupan Jalan Sedap Malam itu apa?” ujarnya.

Fathoni menduga, penutupan Jalan Sedap Malam terkait aktivitas rumah dinas Wali Kota Surabaya dalam dua pekan ini. ”Saya pikir aktivitas kepala daerah tidak boleh mengganggu kepentingan umum. Sebab di sana tidak hanya balai kota dan rumah dinas wali kota. Di sana ada rumah warga yang tiap hari pasti lewat di sana. Jalan tersebut digunakan warga Surabaya yang ada keperluan ke OPD di lingkungan Pemkot Surabaya,” papar Arif.

Dia pun mengingatkan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini agar tidak melakukan hal-hal yang merugikan kepentingan masyarakat. Terlebih lagi, menjelang akhir periode kepemimpinannya.

”Sudah mendekati akhir. Jangan bertindak yang aneh-aneh, apalagi merugikan masyarakat. Sudah era digital, tidak perlu disembunyikan. Toh, orang tahu sendiri. Sudahlah dibuka saja, itu banyak merugikan masyarakat,” pungkasnya. (Ard).

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.