04 April 2025

Get In Touch

Covid-19 Di Cirebon Semakin Menyebar, Ditemukan 20 Guru SD Positif Corona

Ilustrasi Covid-19 yang menyerang klaster guru
Ilustrasi Covid-19 yang menyerang klaster guru

CIREBON (Lenteratoday) – Pandemi Covid-19 semakin mengganas di Cirebon. Kali ini, sebanyak 20 guru sekolah dasar (SD) di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, terkonfirmasi positif COVID-19.

Puluhan guru tersebut dinyatakan positif Corona setelah menjalani swab atau tes usap tenggorokan massal persiapan pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon Enny Suhaeni mengatakan pihaknya akan melaksanakan BIAS pada November ini. Enny mengaku telah menyiapkan virtual transport medium (VTM), media penyimpan cairan spesimen di 60 puskesmas yang ada di Kabupaten Cirebon.

"Swab ini untuk tenaga kesehatan (nakes) dan guru SD, persiapan BIAS. Dari hasil swab massal ini kita menemukan ada 20 guru yang positif COVID-19," kata Enny.

Enny menyebutkan sebanyak 1.095 SD yang bakal menggelar BIAS. Namun, hanya siswa kelas I, II dan V yang mengikuti vaksin BIAS.

"Seharusnya masing-masing sekolah mengirimkan enam guru yang di-swab. Tapi, yang datang hanya tiga guru. Kalau saja dipukul rata setiap sekolah mengirim tiga guru, sudah 3.285 guru dari 1.095 SD yang ikut swab," ujarnya.

Ia menjelaskan dari hasil temuan adanya guru yang positif COVID-19 itu, pihaknya langsung melacak sejumlah orang yang sempat kontak erat dengan pasien positif. "Karena 20 guru tersebut OTG semuanya melakukan isolasi mandiri. Kemungkinan juga ada penambahan yang positif, karena swab massal masih berlangsung untuk para guru SD dan hasilnya belum semua keluar," tutur Enny.

Sekadar diketahui, dari data yang dirilis Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Cirebon, sebanyak 1.998 orang positif Corona. Sebanyak 664 pasien masih menjalani perawatan, 1.204 pasien berhasil sembuh, dan sebanyak 130 pasien meninggal.(ST1)

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.