
KEDIRI (Lenteratoday) - Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Kediri melakukan sosialisasi Asesmen Nasional di Gedung UPTD SMP Negeri 1 Pagu, Kabupaten Kediri. Asesmen Nasional adalah Asesmen Kompetensi Minimal (AKM) siswa, sebagai pengganti (UN) di tahun 2021.
Sebanyak 40 peserta dari perwakilan para guru Sekolah Dasar (SD) se-Kecamatan Pagu yang mengikuti acara tersebut. Acara tersebut dihadiri langsung Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Sujud Winarko.
“Tahun 2021 Ujian Nasional (UN) ditiadakan, dan diganti dengan bentuk Asesmen Kompetensi Minimal (AKM). Kegiatan pada Rabu (25/11/2020) itu adalah sosialisasi asesmen kompetensi minimal, sebagai pengganti (UN) di tahun 2021. Jadi tidak ada Ujian Nasional (UN), adanya Assesmen," kata Sujud Wijanarko, Jumat (27/11/2020).
Sosialisasi Asesmen tersebut telah disampaikan ke seluruh lembaga yang ada di Kabupaten Kediri. Kelembagaan yang diberlakukan bentuk Asesmen mencakup SD, SMP, dan SMA/SMK.
Asesmen ini ialah program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud-RI). Salah satunya adalah melihat kondisi masa pandemi saat ini yang jarang untuk bertatap muka. Sehingga diperlukan bentuk asesmen untuk pendalaman materi.
"Harapan saya sosialisasi ini ditindaklanjuti. Sehingga teman-teman bisa mengetahui mengajar secara teknis dan karakter, nantinya menyesuaikan dengan kegiatan program baru ini," terangnya.
Lebih lanjut Sujud Winarko mengatakan, pelaksanaan sosialisasi tersebut agar para guru selalu siap menghadapi segala perubahan dalam dunia pendidikan di masa datang. Disebutkan apabila dilaksanakan pembelajaran tatap muka, maka para guru harus selalu siap untuk menjaga protokol kesehatan.
"Apabila di tahun 2021 nanti sudah ada arahan mengajar tatap muka, harus siap. Para guru harus menyiapkan seperti masker, Face Shield, mencuci tangan, dan jaga jarak," pungkasnya. (gos/adv)