05 April 2025

Get In Touch

Polres Madiun Gelar Pasukan Sebagai Kesiapan Operasi Lilin 2020

Kapolres Madiun, Dandim 0803, dan Bupati Madiun lakukan pemeriksaan kesiapan petugas. (Foto : Ger)
Kapolres Madiun, Dandim 0803, dan Bupati Madiun lakukan pemeriksaan kesiapan petugas. (Foto : Ger)

MADIUN (Lenteratoday) - Polres Madiun gelar apel pasukan Ops Lilin Semeru 2020. Apel sebagai bentuk pengecekan akhir kesiapan Operasi lilin 2020 dalam rangka pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru 2021, baik pada aspek personel maupun sarana prasana serta keterlibatan unsur terkait baik TNI, Polri, Pemda dan Mitra Kamtibmas lainya.

Bupati Madiun, Ahmad Dawami mengatakan bahwa operasi lilin Semeru merupakan tanggung jawab bersama, sehingga dengan sinergitas dari Pemerintah Kabupaten, TNI dan Polri dapat menjaga keamanan di akhir tahun 2020. Sinergi tersebut dibuktikan dari akan adanya tindakan baik preventif, persuasif, represif dan koeratif.

"Karena itu tadi sudah lengkap. Mulai dari tindakan yang dilakukan dan teknis pengamanannya. Itu sudah lengkap," jelas Bupati seusai apel di Lapangan Tri Brata Polres Madiun, Senin (21/12/2020) pagi.

Bupati menyampaikan bahwa petugas wajib menjaga stamina ketika melakukan pengamanan akhir tahun. Pasalnya, saat ini Indonesia bukan hanya fokus kepada Covid-19, namun juga ancaman kriminal dan teror dalam ibadah Natal 2020. Dia berharap agar petugas dapat memetakan dinamika dan fenomena yang berkebang di masyarakat saat ini.

"Lakukan deteksi dini dengan meningkatkan kepekaan dan kesiapsiagaan. Mantabkan kerjasama dan sinergi antar instansi," tegasnya saat membacakan arahan Kapolri.

Kapolres Madiun, AKBP Bagoes Wibisono mengatakan bahwa jumlah petugas gabungan yang disiapkan berjumlah 374 personil yang akan dibagi di 7 titik pos pengamanan.

"Jadi tiap-tiap pos sudah dibagi personil-personilnya dan akan bertugas 8 jam setiap shiftnya.
Dirolling untuk menjaga ketahanan tubuh dan kesehatannya," imbuhnya.

Bagoes juga mengatakan bahwa petugas juga ditempatkan di rest area Tol dan pintu keluar Tol yang rawan terjadi kemacetan. Petugas akan menutup rest area apabila dinyatakan telah memenuhi jumlah yang ditentukan agar physical distancing tetap terjaga.

"Apabila sudah memenuhi pengunjung yang istirahat. Rest area tersebut akan ditutup untuk pengunjung dialihkan ke rest area selanjutnya," pungkasnya. (Ger)

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.