
MADIUN (Lenteratoday) - Polres Madiun Kota lakukan sterilisasi gereja-gereja. Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut setelah apel gelar pasukan Ops Lilin Semeru 2020.
Kapolres Madiun AKBP. R. Bobby Aria Prakasa mengatakan bahwa pemeriksaan dilakukan dengan tim gabungan dari Polres Madiun Kota, Detasemen Pom V Brawijaya Madiun dan Batalyon C Pelopor Madiun. Kegiatan diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman untuk umat nasrani yang akan melaksanakan ibadah Natal.
"Sterelisasisi di seluruh Gereja, harapannya pelaksanaan ibadah baik Misa Natal ataupun hari Natal berjalan aman nyaman dan kondusif," jelas Kapolresta di Gereja ST. Cornelius, Selasa(22/12/2020) pagi.
Bobby mengatakan bahwa tim akan melakukan sterilisasi di 53 Gereja dan 8 rumah ibadah di Madiun. Kegiatan sterilisasi dimulai dari Gereja ST. Cornelius Jalan Pahlawan, Madiun.
"Personel sudah siap semua. Kurang lebih ada 420 petugas yang kami standby-kan. Terdiri atas satu tim di pos pam dan empat pos pelayanan yang tersebar di seluruh Kota Madiun,’’ imbuhnya.
Pastur Kepala Paroki Gereja St. Cornelius Kota Madiun Romo Antonius Yanuardi Hendro Wibowo berterimakasih atas sterilisasi dan pengamanan yang dilakukan oleh tim Polres Madiun Kota. Dia berharap dengan adanya pengamanan dapat memberikan rasa nyaman ketika jemaat beribadah.
‘’Harapannya, ibadah tahun ini bisa berjalan aman dan nyaman,’’ ujarnya.
Antonius juga menjelaskan bahwa Gereja ST. Cornelius memiliki kurang lebih 2.600 jemaat yang nantinya dibagi menjadi lima kelompok untuk memisahkan jadwal ibadah. Yakni 3 kali ibadah pada Kamis (24/12/2020) dan 2 kali ibadah pada Jumat (25/12/2020). Jemaat yang sakit diwajibkan mengikuti ibadah secara daring.
"Seluruh jemaat sudah terdaftar. Jadi yang tidak membawa kartu tanda masuk, tidak bisa mengikuti kegiatan ibadah di gereja kami. Bahkan, yang sudah punya kartu tanda masuk tapi dalam keadaan sakit, kami sarankan untuk tinggal di rumah,’’ jelas Antonius menutup wawancara. (Ger)