
SURABAYA (Lenteratoday) - DPRD Surabaya meminta pemerintah mensuport Palang Marah Indonesia (PMI) dalam pengadaan plasma darah dari para penyintas Covid-19. Hal ini sebagai salah satu upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
"Sekarang ini kan ada kebutuhan medis perlunya plasma darah dari mereka yang sudah pernah terjangkit Covid lalu kemudian sembuh," kata Wakil Ketua DPRD Surabaya, AH Thony, Minggu (10/1/2021).
Secara medis, kata Thony, mereka yang pernah sembuh dari Covid-19 memiliki kekebalan antibodi yang cukup baik. "Saya yakin akan banyak masyarakat siap untuk mendonorkan plasma darah," imbuhnya.
Ia mendorong agar pemerintah mengambil sikap terkait hal tersebut, tentunya dengan menjalin koordinasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI).
"PMI didorong untuk bisa mewadahi mereka (pasien sembuh Covid-19) agar melakukan sosialisasi secara masif bagi para pahlawan-pahlawan Covid untuk mendonorkan plasma kepada masyarakat yang terpapar," jelasnya.
Karena itu, ia meminta pemerintah dapat mensupport secara penuh PMI dalam mewujudkannya. Terutama dari segi anggaran untuk mampu memfasilitasi pendonor dengan peralatan-peralatan yang memadai. (ADV/Ard).