04 April 2025

Get In Touch

DPRD Jatim Minta Evaluasi Vaksinasi Tahap Pertama

Anggota Komisi E DPRD Jatim, Hartoyo.
Anggota Komisi E DPRD Jatim, Hartoyo.

SURABAYA (Lenteratoday) – Komisi E DPRD Jatim meminta supaya ada evaluasi terhadap pelaksanaan vaksinasi tahap pertama. Dengan demikian masyarakat akan tahu ada tidaknya dampak yang ditimbulkan dari vaksin tersebut.

Anggota Komisi E DPRD Jatim menilai bahwa hal ini menjadi kunci untuk pelaksanaan vaksinasi pada tahap selanjutnya. Sehingga, pada tahap berikutnya akan lebih mudah dan tidak ada lagi muncul kekhawatiran di masyarakat.

“Evaluasi itu diperlukan untuk memperbaiki mana yang masih kurang dari kebijakan yang dikeluarkan. Masyarakat di lapisan bawah juga perlu dilibatkan, jangan hanya dijadikan obyek tetapi juga subyek untuk keberhasilan program kemanusiaan, seperti menghadapi pandemi Covid-19 ini,” kata politisi Partai Demokrat ini.

Hartoyo menyampaikan bahwa masyarakat berharap supaya vaksinasi cepat dilakukan pada semua lapisan masyarakat termasuk masyarakat bawah. Dengan demikian pandemic Covid-19 ini akan cepat berlalu.

“Sayangnya, tim Satgas Covid-19 yang menangani vaksinasi Sinovac juga kurang transparan sehingga muncul kekhawatiran masyarakat yang akan menerima vaksinasi tahap berikutnya, sehingga berakibat munculnya kabar miring terkait dampak terhadap orang mendapatkan vaksin,” katanya.

Hartoyo mengakui, dampak pandemi Covid-19 ini eskalasinya kian meningkat ke persoalan sosial. salah satu buktinya adalah terjadi peningkatan angka perceraian. Bahkan di  Kecamatan Kenjeran Surabaya data dari Pengadilan Agama menyebut tembus angka 7 ribuan. 

“Penyebab utama karena faktor ekonomi karena suami di PHK atau tak lagi bisa menafkahi keluarga akibat susah mencari pekerjaan alias pengangguran,” ungkapnya. (ufi)

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.