06 April 2025

Get In Touch

2020, Bank Jatim Target Tingkatkan Nasabah Milenial

2020, Bank Jatim Target Tingkatkan Nasabah Milenial

Surabaya - Tahun 2020 menjadi momen PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM) atau Bank Jatim untuk terus melebarkan sayapnya. Bank Jatim mentargetkan peningkatan nasabah milenial sebanyak 20% dari 5 juta nasabah.

Upaya untuk mencapai target itu telah disiapkan oleh Bank Jatim diantaranya adalah inovasi produk dan layanan digital yang akan diluncurkan di awal tahun 2020. Direktur Utama Bank Jatim Ferdian Timur Satyagraha menandaskan salah satu inovasi tersebut adalah JatimPay.

Dia menjelaskan, JatimPay adalah fasilitas sistem pembayaran atau uang elekronik. Sistem ini telah mendapatkan lisensi penyelenggara uang elektronik dari Bank Indonesia. Hadirnya layanan digital ini diharapkan akan mampu memberikan kemudahan transaksi pembayaran atau pembelian pada berbagai jenis layanan. JatimPay bisa digunakan untuk pembelian pulsa, pembayaran PLN dan lainnya.

Lebih lanjut Ferdian menjelasjab bahwa JatimPay merupakan pengembangan dari aplikasi Jatimcode berbasis QR code yang telah mencatatkan keberhasilan dalam menggaet nasabah Bank Jatim terutama dari kalangan milenial. Bahkan, transaksi yang berhasil dicetuskan oleh sistem ini mencapai lebih dari 8.000 merchant yang tersebar di Jawa Timur, Jakarta dan Batam.

Penggunaan JatimPay cukup mudah, tinggal mengunduh aplikasi di Playstore. Namun demikian, diharapkan layanan ini bisa mendongkrak jumlah nasabah Bank Jatim terutama dari kalangan milenial yang saat ini jumlahnya di kisaran 10-20 % dari total 5 juta nasabah Bank Jatim.

Sampai saat ini, sebagian besar nasabah masih dari unsur aparat sipil negara (ASN).   “Kami ingin nasabah milenial ini lebih banyak lagi dan lebih luas lagi dengan fitur-fitur yang sesuai dengan gaya hidup mereka serta memudahkan layanan untuk mereka. Saat ini, sudah ada enam merchant yang siap bekerjasama untuk layanan JatimPay," katanya.

Dia berharap kedepannya akan lebih banyak merchant yang bergabung dengan JatimPay ini. Ferdian menandaskan, selian JatimPay, Bank Jatim juga menyiapkan dua inovasi lainnya, yakni Rekening Bank Online dan Kredit Online.“Tiga inovasi inilah yang telah kita siapkan di akhir 2019 dan kita akan luncurkan di awal 2020 nanti,” tandas Ferdian.

Inovasi produk dan layanan digital ini diharapkan akan mampu mempertahankan capaian pertumbuhan diatas pertumbuhan industri di tahun 2020 sebagaimana yang dicapainya di tahun 2019. Terakhir, pertumbuhan Bank Jatim mencapai 15 % atau diatas pertumbuhan industri kredit yang hanya di kisaran 7% sampai 8%.

Sementara, sampai dengan triwulan III 2019, aset bankjatim mencapai Rp 72,13 triliun atau tumbuh 13,72% serta membukukan laba bersih sebesar Rp 1,14 triliun atau tumbuh sebesar 7,61% dibandingkan periode sama tahun lalu. Sedangkan, selama triwulan III Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank Jatim mencatatkan pertumbuhan 15,84% dibandingkan peridoe sama tahun lalu, yaitu sebesar Rp 61,21 triliun. Kemudian, dari sisi pembiayaan Bank Jatim juga mampu mencatatkan penyaluran kredit sebesar Rp 37,73 triliun atau tumbuh 14,07%.

Tak cukup sampai disitu, Bank Jatim juga mampu menunjukkan kinerja positif dari komposisi rasio keuangan lainnya, yakni Return on Equity (ROE) sebesar 19,98 %, kemudian dari Net Interest Margin (NIM) sebesar 6,20%, dan Return On Asset (ROA) 3,18%. Sedangkan biaya operasional dibanding pendapatan operasional (BOPO) masih tetap terjaga di angka 66,54%. (ufi/adv)

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.