04 April 2025

Get In Touch

Anggota DPRD Kota Palangka Raya Optimis PPKM Mikro dan Kelurahan Tangguh Bencana Efektif Perangi Covid-19

Anggota Komisi C DPRD Kota Palangka Raya, Sigit Widodo
Anggota Komisi C DPRD Kota Palangka Raya, Sigit Widodo

PALANGKA RAYA (Lenteratoday) - Meskipun PPKM Mikro hanya wajib dilaksanakan di Jawa dan Bali, namun pemerintah kota Palangka Raya ikut mendukung program pemerintah pusat tersebut. PPKM Mikro berlaku di Kota Palangka Raya mulai tanggal 9-22 Februari 2021 yang di launching oleh Wakil Walikota Palangka Raya hari Selasa, 9 Februari 2021 di Posko PPKM Mikro di Jalan Lele RT7/RW6, Bukit Tunggal Kota Palangka Raya.

Anggota Komisi C DPRD Kota Palangka Raya, Sigit Widodo mendukung langkah ini agar satu per satu kelurahan di Kota Palangka Raya bisa keluar dari Zona Merah.
"Dengan keterlibatan langsung dari lingkup terkecil, yaitu RT/RW dan masyarakat, diharapkan program ini akan berdampak pada menurunnya angka penyebaran Covid-19, khususnya di Kota Palangka Raya," papar Sigit, Selasa (9/2/2021).

PPKM Mikro perlu diberlakukan di Kota Palangka Raya, menurut Sigit, karena Palangka Raya merupakan wilayah transit. Jadi ini merupakan upaya pencegahan dan pengamanan yang dimulai dari keluarga dan tetangga untuk saling menjaga. Diharapkan dengan bertambahnya pengetahuan masyarakat akan Covid-19, tidak ada lagi warga yang dikucilkan karena terkonfirmasi positif. Bahkan warga yang sedang isolasi mandiri bisa menjalaninya dengan aman dan tenang karena mendapat dukungan dan bantuan dari warga setempat.

"Jadi nantinya semua masyarakat memahami bahwa Covid-19 adalah penyakit yang harus diperangi bersama dan diputus mata rantainya, terjangkit Covid-19 bukanlah suatu aib," ungkap Sigit.

Politisi dari PDI Perjuangan ini menambahkan jika pelaksanaan PPKM Mikro ini selaras dengan Program Kelurahan Tangguh Bencana yang dicanangkan oleh Walikota Palangka Raya, Fairid Naparin, untuk menjadikan masyarakat mandiri dalam mengatasi bencana, baik bencana alam maupun bencana non alam, yaitu menanggulangi pandemi Covid-19.

"Iya, penerapan PPKM Mikro bisa berjalan beriringan dengan program Kelurahan Tangguh Bencana, bahkan saling mendukung dan menguatkan, karena tujuannya sama yaitu memerangi bencana pandemi Covid-19 dari lingkup terkecil," pungkasnya.

Sementara itu Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Palangka Raya, Emi Abriyani, menyampaikan dengan adanya PPKM Mikro dan Kelurahan Tangguh Bencana diharapkan masyarakat memiliki kemandirian dalam beradaptasi dan menghadapi bencana, termasuk dalam memutus mata rantai penyebaran pandemi Covid-19.

Pihaknya akan terus berupaya meningkatkan usaha dalam sistem manajemen tracing, tracking, perbaikan treatment dan fasilitas kesehatan, serta koordinasi dengan pihak terkait lainnya.

Saat ini Posko PPKM Mikro didirikan di tiga lokasi, selain di Jalan Lele RT7/RW6 Kelurahan Bukit Tunggal, juga di Jalan Gurame RT7/W25 Kelurahan Palangka dan Jalan Yos Sudarso V RT4/RW9 Kelurahan Menteng.(nov)

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.