05 April 2025

Get In Touch

KPK Minta Pemkab Kediri Harus Punya Program Prioritas Pencegahan Tindak Korupsi

Kepala Satgas Koordinasi dan Supervisi KPK, Edi Suryanto,
Kepala Satgas Koordinasi dan Supervisi KPK, Edi Suryanto,

KEDIRI (Lenteratoday) - Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendatangi Pemerintah Kabupaten Kediri pada Kamis (4/3) kemarin. Kehadiran tim lembaga antirasuah itu bukan untuk Operasi Tangkap Tangan (OTT) melainkan dalam rangka rapat koordinasi pencegahan korupsi pada Pemerintah Kabupaten Kediri, di Pendopo Kabupaten Kediri.

Dalam rakor itu, Kepala Satgas Koordinasi dan Supervisi KPK, Edi Suryanto, mengimbau kepada Bupati Kediri - Wakil Bupati Kediri, Hanindhito-Dewi mengenai program prioritas untuk mencegah munculnya celah atau adanya tindakan korupsi di daerah.

"Sejauh ini, tata kelola di lingkup Pemkab Kediri sudah bagus dan harus ditingkatkan. Pesan untuk bupati baru, harus punya prioritas dan dari sisi KPK, harus mengurangi celah korupsi," ujar Edi Suryanto kepada wartawan usai kegiatan.

Dalam mewujudkan hal ini, kata Edi, Pemkab Kediri juga perlu mendapat dukungan dari rekan media, dan masyarakat setempat. Dengan demikian, akan tercipta pemerintahan yang bersih dalam melayani publik.

"Hadir dalam rapat koordinasi ini, sejumlah instansi kedinasan di Kabupaten Kediri. Mereka kami undang agar mampu berkontribusi dalam perbaikan tata kelola ke depan," imbuh Edi.

Menurut Edi, pihaknya juga memberikan contoh tentang adanya peluang tindak korupsi. Misal di wilayah kerja Badan Kepegawaian Daerah (BKD), potensi korupsi terjadi tatkala ada mutasi pejabat atau rekrutmen pegawai pemerintah.

"Secara umum, dari data yang ada, Tata Kelola Pemkab Kediri berada di peringkat 9 se-Jawa Timur dan urutan ke-98 dari 500 daerah se-Indonesia," terang Edi.

Pada kesempatan ini, Edi juga mengingatkan Pemkab Kediri agar segera mengurus sertifikat aset tanah milik pemda yang belum disertifikasi. Totalnya sekitar 1.013 bidang tanah. Sedangkan di Jawa Timur ada 63.000 bidang aset tanah pemda yang belum memiliki sertifikat.

Sementara Bupati Hanindhito Himawan Pramana menyambut baik tindak pencegahan korupsi oleh KPK di wilayah kerjanya. Langkah ini sejalan dengan upayanya mewujudkan pemerintahan yang melayani publik dan bersih dari korupsi.

Sebelumnya, saat menghadiri Rapat Paripurna Serah Terima Jabatan Bupati Kediri dan Wakil Bupati Kediri di Gedung DPRD Kabupaten Kediri, pada Rabu (3/3) malam, Dhito mengimbau seluruh OPD di Kabupaten Kediri agar 'melek' media sosial.

"Dengan memanfaatkan media sosial, maka kinerja semua SKPD di Kabupaten Kediri ini bisa lebih transparan bagi publik. Ini wujud keterbukaan dan pelayanan bersih, serta ramah bagi masyarakat," kata putra Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung itu

Dhito bertekad mewujudkan pemerintahan yang bersih dari segala bentuk KKN. Hal ini sebagai bentuk pencegahan agar tidak terjadi tindak pidana korupsi di lingkungan pemerintah kabupaten selama dirinya menjabat.(gos/adv)

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.