
SURABAYA (Lenteratoday) - Dalam perhelatan wisuda Untag yang ke 122 ini, Bambang DH selaku Ketua Dewan Pembina Yayasan Perguruan 17 Agustus 1945 (YPTA) Surabaya memberi wejangan yang disampaikan secara virtual.
Beliau mengatakan , rasa syukur atas pengukuhan para wisudawan ini baiknya diungkapkan dalam sikap sebagai ilmuwan serta pribadi yang terdidik di tengah masyarakat, terutama di masa pandemi. “Para alumni harus menjadi pelopor yang selalu di depan dalam prakarsa dan inisiatif, yang memiliki sifat yang arif dan bijaksana,” tuturnya.
Tak hanya itu, anggota DPR RI ini juga mengingatkan pada para wisudawan, saat berada di tengah masyarakat, mungkin akan merasakan betapa sedikit yang ia ketahui, dan dari yang sedikit itu, lebih sedikit lagi yang bisa dikuasai, bila dibandingkan dengan luasnya medan pengetahuan dan dunia kerja yang terus berkembang.
“Dengan pemahaman seperti ini, semoga alumni Untag Surabaya tidak saja berkualitas, percaya diri, tetapi juga arif dan bijaksana, yang mau terus menerus belajar, karena turut menjadi bagian dari masyarakat ilmiah yang selalu menyempurnakan diri dengan mencari kebenaran dan kesempurnaan hidup,” tegasnya.
Bambang DH juga berharap agar para wisudawan mampu menjadi pribadi yang penuh rasa syukur, bisa menghargai orang lain, lebih banyak memuji daripada menebar janji manis, sebagai penjaga ideologi Pancasila yang ksatria, jujur, berani, dan bertanggung jawab.
Di akhir kata, Bambang DH juga mengucapkan rasa terima kasih untuk segenap dosen pengajar, guru besar beserta seluruh staf atas semua upaya untuk terus berbenah dalam bekerja keras, bekerja cerdas dan bekerja ikhlas, dalam mewujudkan visi dan misi, menghadapi segala rintangan dan tantangan, khususnya masa pandemi.
"Semoga apa telah diberikan kepada para wisudawan ini dapat menjadi modal bekerja dan membangun kehidupan, serta menjadi modal dalam mengabdikan diri bagi nusa dan bangsa," tutupnya.