
JOMBANG (Lenteratoday) - Sekitar 20 persen sekolah di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, gagal memulai Pembelajaran Tatap Muka (PTM), Selasa (6/4/2021). Hal itu disebabkan belum tuntasnya vaksinasi bagi guru atau tenaga pendidik di puluhan sekolah tersebut.
Meski demikian, sejauh ini tingkat persetujuan orang tua, baik dari siswa SD maupun SMP hingga SMA telah mencapai 98 persen. Hal ini disampaikan Bupati Jombang, Mundjidah Wahab, saat meninjau secara langsung hari pertama PTM dilaksanakan di SMA Negeri 3 Jombang, Selasa (6/4/2021).
"80 persen sekolahan yang ada di Kabupaten jombang hari ini memulai pembelajarannya. 20 persen masih persiapan karena gurunya belum divaksin. Persetujuan orangtua 98 persen dengan surat pernyataan, mendukung pembelajaran tatap muka," ujar Bupati.
Di Jombang sendiri, jumlah sekolah mulai dari SD hingga SMA baik negeri maupun swasta tercatat hampir 1.300 sekolah. Bupati Mundjidah menuturkan, jika ditemukan kasus penyebaran virus corona di kalangan pelajar, maka pihaknya siap melakukan evaluasi. "Nanti akan kami lakukan evaluasi," imbuhnya.
Sementara, berdasarkan data yang dirilis Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Kabupaten Jombang masih berstatus zona oranye penyebaran virus coron. Data di Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang sendiri hingga 5 April 2021 jam 12.00 Wib tercatat 4.561 kasus covid-19 dengan jumlah pasien yang masih dirawat sebanyak 40 orang. (gos)