MENINGKATNYA kunjungan turis memang memicu senyuman para pelaku wisata Tanah Air. Tapi di sisi lain, derai air mata dikhawatirkan mengalir karena risiko penularan kasus impor luar negeri makin tinggi. Bahkan, menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Warga Negara Asing (WNA) asal India--negara yang menjadi episentrum baru serta memiliki varian mutan ganda berbahaya--sekitar 1.600 orang telah masuk Indonesia. Varian Covid-19 India dan Afrika Selatan pun diakui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sudah ditemukan di Jakarta dan Bali. Bak memakan buah simalakama, saat pintu kunjungan ditutup sektor wisata bisa ‘mati suri’. Namun, bila negeri ini menggelar karpet merah untuk turis asing, ‘tsunami’ corona pun bisa dipastikan terjadi. BACA BERITA LENGKAP, DOWNLOAD DI SINI https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2021/05/LenteraToday-04052021.pdf
[3d-flip-book mode="fullscreen" id="48189" ][/3d-flip-book]https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2021/05/LenteraToday-04052021.pdf">