05 April 2025

Get In Touch

Hasil Operasi Ketupat Semeru 2021 Polres Blitar, Angka Kriminalitas Turun 65%

Kapolres Blitar, AKBP Leonard M Sinambela didampingi Kasat Lantas, AKP I Putu Angga F dan Kasat Reskrim, AKP Ardyan Yudo memusnahkan petasan hasil razia Operasi Ketupat Semeru 2021 di halaman Mapolres Blitar
Kapolres Blitar, AKBP Leonard M Sinambela didampingi Kasat Lantas, AKP I Putu Angga F dan Kasat Reskrim, AKP Ardyan Yudo memusnahkan petasan hasil razia Operasi Ketupat Semeru 2021 di halaman Mapolres Blitar

BLITAR (Lenteratoday) - Sesuai dengan salah satu tujuan Operasi Ketupat Semeru 2021 yaitu menjaga kamtibmas sebelum, pada saat dan setelah Hari Raya Idul Fitri 2021. Polres Blitar berhasil menekan angka kriminalitas, hingga turun 65% dibanding operasi yang sama tahun 2020.

Kapolres Blitar, AKBP Leonard M Sinambela menyampaikan ini pada saat memaparkan hasil Operasi Ketupat Semeru 2021, bahwa tujuan Operasi Ketupat Semeru 2021 ini ada 3. "Melaksanakan himbauan pemerintah mengenai larangan mudik untuk mencegah penyebaran Covid-19, mewujudkan kamseltibcar lantas dan menjaga kamtibmas sebelum, pada saat dan sesudah Hari Raya Idul Fitri 2021," ujar AKBP Leonard di lobi Mapolres Blitar, Rabu (19/5/2021).

Operasi Ketupat Semeru 2021 dilaksanakan mulai 6-17 Mei 2021 jam 24.00 Wib, adapun hasilnya dijelaskan AKBP Leonard untuk pelaksanaan himbauan larangan mudik dan mencegah penyebaran Covid-19. "Dengan mendirikan Pos Penyekatan di perbatasan Blitar-Malang (Karangkates) dan Blitar-Kota Batu (Gandusari), serta Pos Pengawasan di Kanigoro," jelasnya dengan didampingi Kasat Lantas, AKP I Putu Angga F dan Kasat Reskrim, AKP Ardyan Yudo.

Dari 2 Pos Penyekatan dan 1 Pos Pengawasan, total ada 6.013 kendaraan yang diperiksa terdiri dari roda 2, roda 4, bus dan angkutan barang. Sebanyak 2.476 diantaranya diputar balik, karena terindikasi pemudik. "Kita juga melakukan Test Swab Antigen pada pemudik yang suhunya diatas 37,5 ° sebanyak 149 orang, hasilnya semua negatif atau non reaktif," ungkap perwira dengan dua melati di pundak ini.

Kemudian hasil kedua, mewujudkan kamseltibcar lantas, pelanggaran tilang turun 70%. pada 2021 ada 49 tilang, sedangkan 2020 lalu pada operasi yang sama 149 tilang. Jadi ada penurunan 118 tindakan tilang, kecelakaan pada selama Operasi Ketupat Semeru 2021 ada 12 kejadian turun tipis dibanding tahun 2020 yang ada 13 kecelakaan. "Ini menunjukkan kesadaran masyarakat tertib berlalu lintas semakin bagus," tandas mantan Kapolres Blitar Kota ini.

Selanjutnya, untuk tujuan menjaga kamtibmas Polres Blitar berhasil menekan angka kriminitas hingga 65%. Saat Operasi Ketupat Semeru 2020 lalu ada 23 kasus, sedangkan tahun ini turun hanya 8 kasus. "Kondisi ini bisa dicapai melalui upaya Operasi Cipta Kondisi dan penegakkan hukum, diantaranya razia petasan dan ronda dengan sound system atau konvoi dan battle sound yang mengganggu masyarakat," beber AKBP Leonard.

Untuk razia petasan diamankan 599 buah petasan dan 117 selongsong petasan 117, serta 250 gram bubuk petasan atau bahan peledak. Ini merupakan hasil razia, yang dilakukan setelah pelaksanaan sholat Idul Fitri.

Terakhir terkait dengan ronda keliling menggunakan sound system dan battle sound, nada 23 kasus dari 7 polsek dan 1 di Mako Polres Blitar. "Dari 23 kasus tersebut, 2 ditindak dengan tipiring dan 21 lainnya diamankan sebagai barang bukti dan akan dikembalikan dengan syarat pemilik tidak mengulangi perbuatannya," tegasnya.

Ditambahkan AKBP Leonard lanjutan dari Operasi Ketupat Semeru 2021, menggelar Kegiatan Rutin Yang Ditigkatkan (KRYD) mulai 18-24 Mei 2021. "Lanjutan pengetatan larangan mudik, fokusnya pemudik yang akan kembali ke daerahnya masing-masing. Dengan tetap menyiapkan Pos Penyekatan, kemudian melakukan Test Rapid Antigen secara selektif yang diduga akan kembali dari mudik. Termasuk kelengkapan syarat bebas Covid-19, yaitu surat keterangan hasil Test Swab Antigen yang berlaku 1x24 jam," inbuhnya.(ais)

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.