05 April 2025

Get In Touch

Di Madiun Juga Ada Pocong

Petugas Satlantas Polres Madiun saat Sosialisasi Covid-19 di Simpang Empat Pagotan, Kabupaten Madiun, Sabtu (22/05/2021).
Petugas Satlantas Polres Madiun saat Sosialisasi Covid-19 di Simpang Empat Pagotan, Kabupaten Madiun, Sabtu (22/05/2021).

MADIUN (Lenteratoday) - Pocong ada di mana-mana, termasuk di Madiun. Ternyata ini memang cara Polres Madiun dalam melakukan sosialisasi tentang bahaya Covid-19. Kehadiran pocong diharapkan mampu menarik perhatian masyarakat. Karena banyaknya masyarakat yang masih enggan menerapkan protokol kesehatan.

Sosialisasi dilakukan dengan cara petugas menghampiri masyarakat yang tidak menggunakan masker dan tidak mematuhi peraturan berkendara. Petugas yang menggunakan kostum hantu ala Indonesia tersebut menghimbau masyarakat untuk tetap menerapkan 5 M. Yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas.

Kapolres Madiun, AKBP. Bagoes Wibisono mengatakan bahwa kegiatan tersebut dilakukan selama 3 hari berturut-turut. Yakni sejak Jumat (21/05/2021) hingga Minggu (23/05/2021). Dengan harapan masyarakat tidak bosan menerapkan protokol kesehatan.

"Harapannya bisa menarik perhatian masyarakat agar selalu ingat bahaya Covid-19," jelas Bagoes seusai meninjau pelaksanaan Sosialisasi Covid-19 di Simpang Empat Pagotan, Kabupaten Madiun, Sabtu (22/05/2021).

Saat dilakukan sosialisasi masih banyak ditemui masyarakat yang tidak menggunakan masker. Namun karena bentuk kegiatan tersebut sosialisasi, petugas tetap mengingatkan secara humanis. Dan memberikan masker kepada pengendara yang melanggar.

"Masker kita beri, bahkan kita pakaikan. Itu sebagai bukti kedekatan Polres Madiun dengan masyarakat," imbuhnya.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Madiun, AKP. Ari Bayu Aji mengatakan bahwa sosialisasi sengaja dilakukan 3 hari berturut-turut karena angka Covid-19 di wilayah Kabupaten Madiun merupakan yang tertinggi di Jawa Timur. Dia berharap dengan adanya sosialisasi unik ini, menjadi pengingat bahaya Covid-19.

"Semoga dengan ini, masyarakat sadar pentingnya penerapan protkes. Apalagi ini selesai lebaran, banyak yang melanggar protkes. Jadi harus memutus mata rantai Covid-19," tandasnya. (Ger)

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.