
MADIUN (Lenteratoday) - Walikota Madiun, Maidi berterimakasih atas sinergi yang baik antara Pemerintah dan masyarakat. Karena melalui sinergi tersebut, pembangunan di Kota Madiun menjadi lebih cepat dan tepat sasaran. Hal itu disampaikan saat ucapan syukur peringatan HUT ke-103 Kota Madiun yang jatuh tepat pada hari ini, Minggu (20/06/2021).
Walikota Maidi menilai bahwa Pemerintah Kota, Para Kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Kota Madiun memiliki interaksi yang menghasilkan keharmonisan. Yakni dengan adanya saling percaya, komunikasi yang baik dan feedback yang cepat.
"Saya selaku Walikota mengucapkan banyak terimakasih. Khususnya untuk semua masyarakat. Forkopimda, Kepala OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat ada sinergi yang cukup, mengompakkan cukup baik," jelasnya saat sambutan Peringatan HUT ke-103 Kota Madiun di Balaikota.

Keharmonisan tersebut bukan hanya menghasilkan pembangunan yang cepat, tetapi juga membuat Kota Madiun mendapatkan banyak penghargaan baik dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi.
"Dengan banyaknya prestasi yang kita peroleh. Ini berkat kerjasama kita yang baik. Ini membawa prestasi yang luar biasa. Tanpa sinergi itu sulit," imbuhnya.
Maidi berharap agar keharmonisan dapat tetap terjaga. Yakni dengan saling melengkapi dan menutupi kekurangan masing-masing. Dia juga menginginkan agar tidak adanya saling menjegal dan meminta untuk saling memberikan dukungan positif.
"Oleh karena itu saya meminta kerjasama yang baik tetap dipertahankan. Mana yang kurang mana yang lemah ditutupi. Agar bahagia dunia akhirat," ujarnya.
Mantan Sekda tersebut juga memaparkan bahwa keharmonisan selalu memiliki dampak positif untuk sekitarnya. Selain berdampak pada pembangunan, juga akan membuat secara pribadi, bekerja sehari-hari terasa nyaman dan hangat.

"Kita jaga semakin sempurna. Ada di dalamnya. Itu yang dicari di kehidupan ini. Hal ini akan kembali ke kita. Kembali ke cucu kita," kata Maidi.
Dalam kesempatan tersebut, juga dilakukan doa bersama dengan seluruh Tokoh Agama di Kota Madiun. Ada Kyai perwakilan agama Islam, Pendeta perwakilan agama Kristen, Pastur perwakilan agama Katholik, Ekajati perwakilan agama Hindu, Biksu perwakilan agama Budha dan Xue Xi perwakilan agama Kong Hu Chu.
Pemuka agama tersebut berdoa bersamaan di Halaman tengah Balaikota. Memanjatkan puji syukur atas usia ke-103 Kota Madiun. Dan memanjatkan doa untuk kesejahteraan seluruh masyarakat Kota Madiun.
Seusai doa, Walikota Madiun, Maidi memotong tumpeng dan diserahkan kepada Ketua DPRD Kota Madiun, Andi Raya BMS. Menurut kepercayaan orang Jawa, potong tumpeng sebagai lambang rasa syukur kepada Tuhan dan sekaligus ungkapan atau ajaran hidup mengenai kebersamaan dan kerukunan. (Adv/Ger)