
Sidoarjo - Kemeriahan gebyar Louncing Maskot dan Jingle Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sidoarjo yang di selenggarakan Oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sidoarjo, Sabtu (1/2/2020) tadi malam, perlu sentuhan lagi sehingga lebih inovatif.
Hal itu disampaikan Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sidoarjo, M Dian Felani. Dian menilai jika kegiatan tersebut sudah cukup gebyar, namun seharusnya diimbangi dengan sentuhan inovasi karya anak bangsa, digital misalnya .
Dian menganggap, acara tersebut tidak mewakili masyarakat bawah. Seharusnya tempatnya bukan di hotel, namun yang lebih dekat dengan masyarakat. Dia mencontohkan di taman dengan konsep yang modern. "Ini kan hari Sabtu, banyak masyarakat yang berlibur dengan keluarga di taman- taman," kata Dian, tadi malam.
Dia mengharapkan, kedepan, KPU harus lebih inovatif dalam mengemas kegiatan. Dian juga menyoroti tes seleksi PPK, dimana, beberapa tempat di Jatim sudah mengunakan Computer Assisted Test (CAT), namun Sidoarjo masih menggunakan manual.
"Seharusnya Sidoarjo lebih mendahului dari kota lain. Perangkat di Sidoarjo lebih lengkap bisa menggaet dengan pihak sekolah untuk menyelenggarakan CAT," tuturnya.
Terlebih lagi, anggaran Pilkada begitu besar, hampir mencapai Rp 20 miliar. "Seperti yang disampaikan oleh KPU Jatim Ikhsan Kurniawan pada sambutanya tadi," pungkasnya (pin)