
Surabaya-CerukPasar ekspor-impor di Jawa Timur (Jatim) masih terbuka lebar. Hal tersebutdibenarkan oleh Ketua Kadin Surabaya, Jamhadi saat berkumpul dengan ketua-ketuaasosiasi sektor bisnis di Perak Barat, Surabaya, Kamis (8/8).
“Saat ini ekpor dari Jatim memang agak lesu. Tapi masihbanyak celah bisnis yang belum tergarap maksimal. Misal ekspor produk agro dan hasilUsaha Kecil Menengah (UKM),” ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut hadir Ketua Gabungan ImportirNasional Indonesia (Ginsi) Jatim, Romzy Abdullah Abdat; Ketua GabunganPerusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) Jatim, Isdarmawan Asrikan; Ketua DPCIndonesian National Shipowners' Association (INSA) Surabaya, Steven HLasawengen dan Ketua Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Jatim, HengkyPratoko.
Terkait potensi ekpor produk agro Jamhadi mencontohkan dalambeberapa bulan terakhir ada permintaan kopi tubruk, bawang merah, pisang hinggabunga krisan dari berbagai negara. “Ini membuktikan bahwa peluang produk Jatimmerambah mancanegara besar,” katanya. Selain itu, peningkatan perdagangan antarpulau juga harus dilakukan.
Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim, ekspor padaJuni 2019 turun 16,55 persen dibandingkan Mei 2019, yakni dari 1,81 miliardolar AS menjadi 1,51 miliar dolar AS, hal ini karena kinerja ekspor sektormigas maupun nonmigas sama-sama mengalami penurunan
Apabila dilihat secara kumulatif selama Januari-Juni 2019ekspor yang keluar Jawa Timur sebesar 9,92 miliar dolar AS atau naik 0,98persen dibandingkan masa yang sama tahun 2018, yakni sebesar 9,82 miliar dolarAS.
Sementara negara tujuan ekspor Jatim, khususnya migasdidominasi ke Jepang yang mencapai 1.379,81 juta dolar AS atau berperan 14,62 persen,disusul berikutnya Amerika Serikat sebesar 1.280,60 juta dolar AS atau denganperanan 13,57 persen,
“ Perlu dilakukan substitusi Industri agar bisa mendukungNeraca Perdagangn Jatim, sekaligus bisa menciptakan lapangn kerja,” kata priayang juga digadang-gadang menjadi KetuaKadin Jatim periode 2020-2025 nanti.
Terkait isu tersebut, para ketua asosiasi yang berkumpulmengaku memberi dukungan penuh ke Jamhadi. Mengingat sepak terjangnya di duniausaha serta pengalaman memimpin Kadin Surabaya yang sudah tidak diragukan lagi.“Jika Allah meridhoi untk melanjutkn keberhasilan pak La Nyalla,” tutupnya.(*)