04 April 2025

Get In Touch

KPI Resah

KPI Resah

Surabaya - Maraknya konten tak mandidik dalam penyiaran di Indonesia membuat Komisi Pemyiaran Indonesia (KPI) resah. Oleh karena itu KPI membuat Gerakan Literasi Sejuta Pemirsa (GLSP).

Menurut Komisioner KPI Pusat, Nuning Rodiyah, media memiliki peran penting untuk menjadi pemersatu bangsa. Selain itu seharusnya peran media massa juga menjaga kebudayaan nasional dengan siaran yang berkualitas.

Nuning menyebut gerakan ini merupakan upaya penguatan hak publik atas pengawasan dan peningkatan kualitas siaran TV dan radio.

“Data kepemirsaan kami menunjukkan bahwa mayoritas penonton (60%) masih suka menonton program hiburan seperti sinetron. Oleh karena itu," ungkapnya di acara Seminar GLSP, sekolah Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS), di Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Kamis (6/2/2020).

Melalui gerakan ini, KPI ingin mendorong masyarakat cerdas memilih dan memilah tayangan yang berkualitas. Ia juga berharap masyarakat juga terlibat menjadi agen literasi yang mengedukasi lingkungan sekitarnya. "Semoga masyarakat juga bisa memilihi siaran yang cerdas ya," pungkasnya.

Sementara itu Rektor Unesa Prof Nurhasan mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Unesa sebagai titik awal gerakan ini. Ia menyambut dengan tangan terbuka dan berkomitmen mendukung semua gerakan yang berdampak baik bagi masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini bisa membantu masyarakat untuk lebih cerdas menyikapi informasi negatif serta lebih siap mengantisipasi hoax”, terangnya.

Gerakan ini akan berlangsung di 10 kota di Indonesia, yaitu Surabaya, Jogjakarta, Solo, Manado, Medan, Kebumen, Sorong, Mamuju, dan Aceh. (Sur)

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.